Harga BBM Naik, 2.650 Sopir Angkot-Ojol di Bogor Dapat Bantuan Rp 600 Ribu

ADVERTISEMENT

Harga BBM Naik, 2.650 Sopir Angkot-Ojol di Bogor Dapat Bantuan Rp 600 Ribu

M Sholihin - detikNews
Jumat, 16 Sep 2022 17:35 WIB
Pemkot Bogor memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 2.650 orang sopir angkot dan ojek online (ojol) sebesar Rp 200 ribu selama 3 bulan. Sekertaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah memberi penjelasan (M Sholihin/detikcom)
Pemkot Bogor memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 2.650 orang sopir angkot dan ojek online (ojol) sebesar Rp 200 ribu selama 3 bulan. Sekertaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah memberi penjelasan. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Pemkot Bogor memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 2.650 sopir angkot dan ojek online (ojol). Bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu selama 3 bulan.

"Untuk yang menerima dana dari DAU (Dana Alokasi Umum) itu untuk ojol itu 1.000 orang. Memang kita pilih ya, kalau sopir angkot itu 1.650-an," kata Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah, Jumat (16/9/2022).

Dia mengatakan pencairan BLT untuk sopir angkot dan ojol tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pencairan baru bisa dilakukan setelah pengajuan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disetujui DPRD Kota Bogor.

"Dalam pelaksanaannya (pencairan) kita menunggu perubahan anggaran. Di perubahan anggaran ini kan nanti kita akan menyampaikan ke Dewan (DPRD Kota Bogor) hari Senin, setelah itu dibahas, ya berharap bisa selesai September ini. Setelah itu kita masih bisa berikan bantuan untuk Oktober. Karena bantuan itu Oktober, November, Desember. Jadi Oktober masih sempat kita berikan," papar Syarifah.

"Jadi kita belum bisa salurkan minggu ini atau minggu depan, dari pusat kan sudah berjalan tuh (BLT BBM) lewat kantor pos, Himbara itu sudah, e-warung juga sudah. Tapi kalau ini (bantuan untuk sopir angkot dan ojol) kan kita memang harus mengikuti prosedurnya, harus ada perubahan anggaran dulu. Saya kira seluruh Indonesia juga sama baru bisa Oktober (dicairkan)," tambahnya.

Pemkot Bogor memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 2.650 orang sopir angkot dan ojek online (ojol) sebesar Rp 200 ribu selama 3 bulan. Sekertaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah memberi penjelasan (M Sholihin/detikcom)Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah (M Sholihin/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bogor akan menyalurkan bansos untuk sopir angkot, ojol, dan pelaku UMKM di Bogor yang terkena dampak kenaikan harga BBM. Dana sebesar Rp 4,6 miliar disebut sudah siap dikucurkan.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut dana Rp 4,6 miliar tersebut merupakan 2 persen dari total sisa DAU tahun anggaran 2022. Penggunaan DAU ini sudah berdasarkan instruksi Mendagri Tito Karnavian.

"Ada kewajiban bagi pemerintah daerah untuk alokasikan 2 persen dari DAU untuk digunakan juga bagi bansos (bantuan sosial) di bidang transportasi dan UMKM. Jadi kalau di Kota Bogor kita akan alokasikan Rp 4,6 miliar, ini dari hitungan 2 persen dari DAU di sisa 3 bulan berjalan di tahun ini," kata Bima Arya di Balai Kota Bogor usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) dampak kenaikan harga BBM dengan pemerintah pusat secara online, Senin (5/9).

"Kita akan menerapkan nanti untuk pengemudi angkot dan mungkin juga ojek online dan juga UMKM," sambungnya.

Simak video 'BLT BBM Sudah Tersalurkan ke 12,7 Juta Penerima!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT