Bangkitkan Wisata, PLN Berdayakan Ekowisata Sungai Mudal di Yogyakarta

ADVERTISEMENT

Bangkitkan Wisata, PLN Berdayakan Ekowisata Sungai Mudal di Yogyakarta

Sukma Nur Fitriana - detikNews
Jumat, 16 Sep 2022 16:40 WIB
Ekowisata Binaan PLN
Foto: PLN
Jakarta -

PT PLN (Persero) turut membantu memberdayakan perekonomian masyarakat, salah satunya melalui Ekowisata Sungai Mudal di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemberdayaan tersebut merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Diketahui, sejak enam tahun lalu Ekowisata Sungai Mudal telah menjadi mitra PLN Peduli yang kini sudah berkembang dan diminati para pengunjung. Destinasi wisata ini juga berhasil menyerap sebanyak 60 tenaga kerja lokal sebagai pengurus dan pengelola wisata.

"Binaan dari PLN ini membantu mewujudkan program pemerintah, yaitu mengentaskan kemiskinan, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," terang pengelola Ekowisata Sungai Mudal Rudi Hastaryo dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Ia mengatakan selama tiga tahun terakhir pengunjung wisata Sungai Mudal terus mengalami peningkatan. Tercatat dari Januari 2022 sampai Agustus 2022 jumlah pengunjung Ekowisata Sungai Mudal telah mencapai 38 ribu orang. Angka tersebut meningkat 52% dari tahun 2021.

Dalam memberdayakan Sungai Mudal sebagai ekowisata, PLN telah memberikan bantuan berupa pembangunan fasilitas pendukung, seperti camping ground, tempat duduk, gazebo, pendopo, mushola, toilet, dan kola pemandian.

Guna memastikan keberlanjutan program TJSL, Komisaris PLN Eko Sulistyo didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, M. Irwansyah Putra mengunjungi Ekowisata Sungai Mudal di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa(13/9) lalu.

Dalam kunjungannya, Eko berpesan kepada komunitas setempat untuk terus menjaga dan mengelola lokasi ekowisata dengan baik, agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal oleh warga. .

"Ekowisata ini milik warga setempat usahakan itu dipertahankan, supaya ekowisata ini tetap berbasis komunitas, sehingga nilai tambah yang diberikan oleh alam sekitar ini dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Eko optimistis wisata berbasis alam akan semakin diminati wisatawan terlebih lagi pasca pandemi.

"Ketika masyarakat sudah bosan di rumah, biasanya yang akan dicari adalah wisata alam yang tidak hanya menyejukkan tetapi juga terjangkau," pungkasnya.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT