3 Tersangka Kasus Korupsi Impor Baja Segera Diadili

ADVERTISEMENT

3 Tersangka Kasus Korupsi Impor Baja Segera Diadili

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 15 Sep 2022 16:06 WIB
Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Tahan Banurea (TB).
Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea (TB) (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Penyidik Kejaksaan Agung melimpahkan tahap II tersangka, barang bukti dan berkas perkara 3 tersangka kasus korupsi impor besi atau baja ke jaksa penuntut umum. Ketiga tersangka kasus impor besi atau baja itu bakal segera di sidang.

"Tim Penyidik Jaksa Agung Muda tindak pidana khusus Kejaksaan Agung telah melakukan penyerahan tersangka, barang bukti, dan berkas perkara kepada Tim Penuntut Umum Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam impor Besi atau Baja, Baja Paduan, dan Produk Turunannya Tahun 2016-2021," kata Kasi Intel Kejari Jakpus Bani Immanuel Ginting dalam keterangannya, Kamis (15/9/2022).

Para tersangka yang dilimpahkan ke JPU adalah Taufik (T) selaku manajer di PT Meraseti Logistik Indonesia, Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea (TB), dan Budi Hartono Linardi (BHL) selaku swasta owner atau pemilik dari PT Meraseti Logistic Indonesia.

Selanjutnya, tim JPU Kejari Jakpus akan segera melimpahkan dakwaan ke Pengadilan Tipikor di PN Jakarta Pusat.

Para tersangka dikenai pasal berlapis. Tersangka Tahan Banurea disangkakan melanggar Pasal:

Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau disangkakan Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 UU Tipikor.

Sedangkan tersangka Taufiq dan Budi Hartono Linardi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau Pasal 5 ayat (1) huruf b UU Tipikor serta Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka, yaitu Taufik (T) selaku manajer di PT Meraseti Logistik Indonesia, Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea (TB), dan BHL selaku swasta owner atau pemilik dari PT Meraseti Logistic Indonesia.

Selain itu, dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan 6 tersangka korporasi, yaitu PT BES, PT DSS, PT IB, PT JAK, PT PAS, dan PT PMU.

Lihat juga video 'Kejagung Tetapkan Tersangka Korupsi Impor Besi di Kemendag':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT