Jembatan Bailey Pengoperasiannya Bakal Tertunda
Selasa, 04 Jul 2006 23:18 WIB
Sidoarjo - Kemacetan di ruas jalan raya Porong yang menuju ke Malang maupun Pasuruan dipastikan akan lebih lama lagi. Karena, rencana PT Jasa Marga untuk mengoperasikan jembatan Bailey sebagai penghubung jalur tol di lajur Gempol-Surabaya yang rencananya akan dibuka Rabu (5/7/2006) besok, terpaksa ditunda. Penundaan ini dikarenakan, penyelesaian pengurukan sirtu untuk penghubung jembatan Bailey, pemasangan box culvert serta pengaspalan belum selesai dilakukan. "Kami optimistis dan berharap sekitar seminggu lagi jalur tol Gempol-Surabaya bisa dibuka," kata Pengendali Lapangan PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Widarto, saat ditemui wartawan di lokasi Fly Over Siring, Selasa (4/7/2006).Selain itu, pihak PT Jasa Marga dalam seminggu ini akan melakukan pengaspalan pada jalan penghubung jembatan Bailey. "Jika tidak ada kendala yang bersifat non teknis, diupayakan dalam seminggu ini akan dilakukan tahap pengaspalan," ujarnya.Menurut Widarto, saat ini pihaknya mengalami kesulitan saat melakukan penguatan tanggul di pinggir tol, karena genangan lumpur di bawah jembatan Bailey sudah mencapai lebih dari 50 centimeter.Pengamatan detikcom hingga sore tadi, genangan lumpur panas yang menggenangi ruas jalur tol arah Surabaya menuju Gempol di Km 37.200 sudah mencapai ketinggian sekitar 70 centimeter. Akibat ditutupnya dua jalur tol Surabaya-Gempol, arus lalu lintas naik dari arah Surabaya menuju Malang maupun yang dari Malang, Pasuruan menuju Surabaya harus melewati jalur bawah di jalan raya Porong.Akibatnya, terjadi kemacetan hingga lima kilometer lebih. Selain itu, pengguna lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya yang biasanya dapat ditempuh dalam waktu 1 hingga 2 jam, saat ini memakan waktu hingga 4 jam.
(mar/)











































