Kepala BIN: Senjata Koesmayadi Dibeli Lewat Rekanan

Kepala BIN: Senjata Koesmayadi Dibeli Lewat Rekanan

- detikNews
Selasa, 04 Jul 2006 17:13 WIB
Jakarta - Asal usul senjata yang ditemukan di kediaman Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi sedikit terungkap. Senjata itu tidak ditimbun sekaligus, tetapi memakan waktu cukup lama. Senjata itu dibeli TNI AD lewat rekanan. Demikian disampaikan Kepala BIN Syamsir Siregar usai rapat tertutup dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2006).Berikut tanya jawab wartawan dengan Syamsir Siregar:Fakta yang sebenarnya bagaimana?Kan sudah mendengar rilis dari KSAD tentang temuan senjata, dan jumlahnya juga sudah jelas yaitu 145 senjata dan yang 3 lagi didapat di rumah almarhum di Rafflesia. Jadi totalnya 148 pucuk. Setelah kita periksa ada juga senjata yang disimpan di salah satu kesatuan dan telah dikembalikan lagi 32 pucuk. Jadi jumlahnya saat ini yang saya ketahui adalah 180 pucuk.Asalnya dari mana?Senjata ini masih dalam penyelidikan dan tentunya dibeli oleh Angkatan Darat.Dananya dari mana?Ini masih dicek apakah dana itu dana budgeter atau non budgeter.Kalau dibeli kenapa tidak terdaftar oleh negara?Ya nanti kita lihat pemeriksaanya, nanti akan ketahuan. Kita tidak bisa menduga-duga.Kira-kira kapan?Senjata itu tidak sekaligus diperoleh. Itu dalam waktu yang lama. Waktu pemeriksaan dari Irjenad ada senjata yang memang kurang didukung oleh administrasi dan Irjenad menyampaikan kepada KSAD pada tahun 2002 bahwa senjata tersebut tidak didukung administrasi.Jadi salah administrasi?Ya senjata itu dibeli, tetapi lewat rekanan.Namun demikian, Syamsir menolak menjelaskan lebih lanjut soal rekanan yang dimaksudnya. Dia langsung berlalu meninggalkan kerumunan wartawan. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads