Hakim Perintahkan Kabareskrim-Bharada E Hadir Sidang Gugatan Eks Pengacara

ADVERTISEMENT

Hakim Perintahkan Kabareskrim-Bharada E Hadir Sidang Gugatan Eks Pengacara

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 14:53 WIB
Jakarta -

Majelis hakim melanjutkan sidang gugatan pencabutan kuasa mantan pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara dan Muhammad Boerhanuddin. Majelis hakim memerintahkan Kabareskrim, Bharada E, maupun pengacara Bharada E, Ronny Talapessy, hadir di persidangan selanjutnya.

"Kami akan melakukan pemanggilan terhadap para tergugat dengan alamat yang baru," kata hakim ketua Siti Hamidah saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

Bukan hanya memerintahkan Kabareskrim dan Bharada E, hakim juga memerintahkan para penggugat hadir kembali pada sidang yang akan datang. Sidang ditunda dan akan kembali digelar pada Rabu 21 September mendatang.

"Untuk itu, kami memerlukan waktu dan sidang ditunda satu minggu dari sekarang, yaitu hari Rabu, tanggal 21 September 2022, dan memerintahkan penggugat untuk hadir pada hari sidang dan memerintahkan untuk melakukan pemanggilan kepada para tergugat. Sidang selesai dan ditutup," kata hakim.

Diketahui, gugatan ini dilayangkan oleh Deolipa dan Boerhanuddin dengan tergugat Kabareskrim, Bharada E, dan Ronny Talapessy selaku pengacara baru Bharada E. Sidang gugatan digelar di PN Jaksel.

Dalam gugatan ini, Deolipa meminta PN Jaksel menjatuhkan hukuman membayar fee pengacara senilai Rp 15 miliar.

"Menghukum Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat III secara tanggung renteng untuk membayar biaya fee pengacara kepada para penggugat sebesar Rp 15 miliar," kata Deolipa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jaksel, Senin (15/8).

Deolipa mengatakan pihaknya juga menuntut supaya dia dan Boerhanuddin tetap menjadi penasihat hukum Bharada E yang sah dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Tak hanya itu, dia juga menuntut agar mempunyai hak membela Bharada E sampai di pengadilan.

"Menyatakan para penggugat adalah penasihat hukum Tergugat I yang sah. Penggugat itu adalah saya, Deolipa, dan Boerhanuddin adalah penasihat hukum Saudara Richard yang sah dan mempunyai hak untuk melakukan pembelaan sampai pada persidangan," tutur dia.

(whn/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT