Kemenkes Ungkap Penyebab PeduliLindungi Alami Gangguan

ADVERTISEMENT

Kemenkes Ungkap Penyebab PeduliLindungi Alami Gangguan

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 09:10 WIB
Jakarta -

Sejumlah pengguna aplikasi PeduliLindungi mengeluh mengalami eror atau tidak bisa menggunakan aplikasi Pedulilindungi. Pedulilindungi meminta maaf atas gangguan tersebut.

"Mohon maaf saat ini terdapat gangguan pada aplikasi mobile dan web PeduliLindungi," demikian dikutip dari akun Instagram resmi PeduliLindungi @pedulilindungi.id, Rabu (14/9/2022).

Tim teknis PeduliLindungi saat ini sedang melakukan perbaikan terhadap kendala tersebut. PeduliLindungi meminta pengguna memperbarui aplikasinya ke versi terbaru.

"Pastikan update ke versi terbaru aplikasi PeduliLindungi," tulis PeduliLindungi.

Diketahui, di Twitter, sejumlah akun mempertanyakan aplikasi PeduliLindungi yang eror. Ada pula yang mempertanyakan aplikasi PeduliLindungi down, beberapa di antaranya mengeluhkan kendala melihat sertifikat vaksin.

Sementara itu, juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan saat ini aplikasi PeduliLindungi tidak bisa digunakan karena sedang dilakukan pemeliharaan. Ia menyebut PeduliLindungi akan segera dapat digunakan kembali.

"Saat ini laman web dan aplikasi PeduliLindungi tidak dapat diakses karena sedang dalam proses pemeliharaan rutin," kata Syahril.

Selain itu, Kemenkes menginformasikan kepada pihak KKP, pengelola bandara, dan transportasi publik terkait gangguan ini. Pengelola jasa dipastikan tetap memberikan pelayanan.

"Masyarakat harap dapat menunjukkan sertifikat vaksinnya (yang telah diunduh/disimpan) saat melakukan perjalanan dengan transportasi publik," kata Syahril.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tuturnya.

Diketahui PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, yang tersedia untuk gawai dengan sistem operasi Android dan juga iOS, serta tersedia juga versi web.

(yld/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT