KKP Gelar Lomba Jurnalistik Sahabat Bahari 2022, Ini Kategorinya

ADVERTISEMENT

KKP Gelar Lomba Jurnalistik Sahabat Bahari 2022, Ini Kategorinya

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Selasa, 13 Sep 2022 14:52 WIB
Doni Ismanto
Asisten Khusus Menteri KP Bidang Media dan Komunikasi Publik Doni Ismanto memaparkan rangkaian pelaksanaan ASJB 2022 (dok. KKP)
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari (AJSB). Adapun lomba jurnalistik kali ini mengusung tema Lautan Peluang Baru Bersama Ekonomi Biru.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik Doni Ismanto mengatakan tahun ini pihaknya kembali menghadirkan berbagai kategori lomba jurnalistik yang dilombakan, yakni karya jurnalistik online, karya jurnalistik cetak, karya jurnalistik foto, serta karya jurnalistik video televisi. Adapun pengumpulan karya berlangsung hingga 10 Desember 2022.

Di samping itu, KKP juga menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah serta merchandise untuk seluruh kategori lomba.

"Sekarang atas masukan teman-teman media juga, kita bikin kategori lombanya lebih lengkap dari tahun sebelumnya. Tahun ini ada media online, media cetak, foto jurnalistik dan video jurnalistik televisi," ungkap Doni dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022).

Ketua Panitia dan Juri AJSB Tahun 2022 ini lebih lanjut menjelaskan topik karya jurnalistik yang dilombakan mengarah pada lima Strategi Ekonomi Biru KKP. Hal ini meliputi perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya ramah lingkungan, penataan pemanfaatan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pengelolaan sampah laut.

Doni menyebut lima strategi tersebut merupakan upaya KKP dalam memelihara ekosistem perikanan tetap sehat. Hal ini diwujudkan dengan menjaga kelimpahan stok ikan, mengentaskan persoalan sampah laut, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di wilayah pesisir, hingga berkontribusi menahan laju perubahan iklim yang menjadi persoalan global.

"Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono sejak UNOC di Lisbon sudah mendeklarasikan adanya lima program Ekonomi Biru yang akan dijalankan untuk Indonesia Emas. Melalui strategi ini, pengelolaan sumber daya perikanan Indonesia yang luar biasa besar dilakukan dengan mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan. Jadi pertimbangannya tidak melulu ekonomi, tapi juga ekologinya kita pastikan terjaga," paparnya.

Lebih lanjut, Doni menambahkan selain menjadi rangkaian HUT KKP ke 23, AJSB juga menjadi bentuk apresiasi kepada awak media yang telah berkontribusi terhadap penyebarluasan informasi sektor kelautan dan perikanan ke masyarakat.

Menurutnya, karya-karya jurnalis turut mengawal implementasi kebijakan dan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan agar berjalan sesuai target dan tepat sasaran.

"Jurinya selain saya, juga ada jurnalis-jurnalis yang paham betul dengan sektor kelautan dan perikanan. Ini artinya kami ingin lomba ini berjalan profesional dari sisi substansi dan juga kaidah jurnalistiknya, sehingga karya yang menang benar-benar berkualitas," katanya.

Sementara itu, Direktur Pakan dan Obat Ikan DJPB Ujang Komarudin mengungkapkan cukup banyak materi yang dapat diulas menjadi karya jurnalistik di bidang perikanan budidaya.

Ia juga mengatakan saat ini pihaknya tengah mengembangkan budidaya ramah lingkungan untuk komoditas unggulan ekspor seperti udang, kepiting, rumput laut dan lobster. Ada pula program kampung perikanan budidaya untuk pengentasan kemiskinan yang sudah berjalan di berbagai daerah.

"Perikanan budidaya ini punya tiga komponen, yaitu budidaya laut yang dilaksanakan di laut, kemudian budidaya pesisir atau biasa disebut juga budidaya air payau, serta budidaya air tawar. Kami juga punya program-program unggulan di antaranya pengembangan budidaya udang berbasis kawasan untuk meningkatkan produksi udang nasional," ungkapnya.

Di sisi lain, Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan DJPT Ridwan Maulana menyebut penangkapan ikan terukur berbasis kuota (PIT) menjadi salah satu materi penting yang dapat diulas. Hal ini lantaran masih banyak masyarakat yang belum memahami substansi kebijakan tersebut secara utuh.

"Aspek ekonomi biru itu sebenarnya menjadi dasar kenapa ada PIT, dan perikanan itu salah satu folder penting dalam ekonomi biru. Ciri khas PIT adalah pendekatan input control menjadi output control dengan begitu data kita lebih baik dari tercatat semua," katanya.

Sementara itu, salah satu perwakilan juri profesional Lukita Grahadyarini mengajak jurnalis untuk mengedepankan orisinalitas dan kedalaman berita dengan menyajikan data hingga variasi narasumber.

"Ide dan gagasan kita lah yang dituangkan dalam tulisan, naskah atau dalam visual. Kita diberi ruang untuk menulis apa adanya, sebanyak-banyaknya. Ini kontribusi kita juga untuk pembangunan sektor kelautan dan perikanan," pungkasnya.

Sebagai informasi, gelaran AJSB tahun 2022 juga diramaikan dengan lomba video media sosial bertemakan pengelolaan sampah laut untuk masyarakat umum, serta lomba tulisan opini bagi pegawai internal.

Info lebih lanjut mengenai lomba karya jurnalistik Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari dapat dilihat di situs dan akun sosial media resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT