Sofyan Dawood:
Suara Tembakan dari Pos TNI
Selasa, 04 Jul 2006 13:20 WIB
Banda Aceh - Satu orang tewas dan 2 lainnya luka dalam insiden penembakan di Desa Keude Paya Bakong, Aceh Utara. Suara tembakan disebut berasal dari pos TNI."Insiden memang terjadi di depan pos TNI," kata Jubir Komite Peralihan Aceh (KPA) Sofyan Dawood melalui telepon kepada detikcom di Banda Aceh, Selasa (4/7/2006).Mantan Jubir Militer GAM ini pun menuturkan kronologi kejadian pada Senin sore 3 Juli 2006 pukul 17.30 WIB itu.Kejadian bermula ketika ada 2 warga sipil melintas di depan pos TNI di Desa Keude Paya Bakong, Aceh Utara. Entah bagaimana, kemudian 2 warga sipil itu bertengkar dengan aparat TNI yang ada di pos."Lalu 2 warga sipil itu dipukuli aparat TNI. Keduanya kemudian pulang. Setelah itu warga berbondong-bondong ke pos TNI. Turut serta anggota Aceh Monitoring Mission (AMM) bersama polisi dan mantan GAM," tutur Sofyan.Jumlah massa, menurut dia, cukup banyak. Aparat TNI yang ada di pos kewalahan menghadapi massa. Alhasil aparat TNI meletuskan senjata untuk meredam massa.Muntahan timah panas pun mengenai mobil AMM. Seorang mantan anggota GAM, Muslim (32), warga Blang Sialet, tewas. Temannya bernama Rasidin mengalami luka di punggung. Bripda Satria yang mengawal tim AMM juga tertembak di bagian punggung."Tapi sayangnya TNI menyebutkan suara tembakan berasal dari kerumunan massa. Padahal suara tembakan berasal dari pos TNI," tandas Sofyan.
(sss/)











































