Ruhut Unggah Video Anggota TNI Protes Effendi Simbolon soal 'Gerombolan'

ADVERTISEMENT

Ruhut Unggah Video Anggota TNI Protes Effendi Simbolon soal 'Gerombolan'

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 13 Sep 2022 11:19 WIB
Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Politikus PDIP Ruhut Sitompul mengunggah video barisan anggota TNI mempertanyakan maksud omongan anggota DPR RI F-PDIP Effendi Simbolon soal 'TNI seperti gerombolan'. Ruhut mengatakan Effendi harus meminta maaf kepada TNI.

Video itu diunggah Ruhut ke akun Twitter-nya @ruhutsitompul pada Senin (12/9/2022) malam. Video yang diunggah Ruhut itu berasal dari akun Twitter lain.

Dalam video itu terlihat ada sejumlah anggota TNI berbaris. Mereka mempertanyakan apa maksud omongan Effendi Simbolon dan menuntut klarifikasi.

"Hai, Effendi Simbolon, apa maksud Saudara mengatakan TNI seperti gerombolan lebih-lebih dari ormas. Kami tidak terima. Jangan adu domba TNI. TNI tetap solid. Kami tunggu klarifikasi Anda. Bravo, TNI," ujar para anggota TNI itu.

Anggota DPR Fraksi PDIPAnggota DPR Fraksi PDIP Effendi Simbolon (Ari Saputra/detikcom)

Ruhut juga mencuit agar Effendi segera meminta maaf. Dia mengatakan keluarga besar TNI marah terhadap Effendi.

"Cepatlah kau minta maaf, jangan sombong, di atas langit masih ada langit. Keluarga besar TNI semua marah, merdeka," tulis Ruhut seperti dilihat detikcom, Selasa (13/9/2022).

Ruhut kemudian menjelaskan tujuannya mengunggah video itu. Dia mengatakan dirinya tak masalah Effendi melontarkan kritik, namun dirinya tak terima saat Effendi menghina TNI.

"Menghina-hina TNI mau mengadu domba Pangab (Panglima TNI) dengan KSAD. Saya sebagai anak tentara tidak bisa terima," ujarnya.

Dia mengaku khawatir ucapan Effendi Simbolon malah berdampak terhadap PDIP. Dia menyebut Effendi harus mendapat pelajaran.

"Kalau nggak, nanti akan lari ke partai kami. Dia sadar nggak, dia kader PDI Perjuangan. Dia di DPR juga PDI Perjuangan. Jangan gitu dong, saya nggak setuju apa yang dia katakan, harus segera minta maaf," ucapnya.

Simak juga 'Eks KaBAIS soal Disharmonisasi Panglima-KSAD: Politik dan TNI Beda':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT