Koesmayadi Tidak Akan Kudeta
Selasa, 04 Jul 2006 12:17 WIB
Jakarta - Penemuan ratusan senjata di kediaman Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi di luar kewajaran. Ada isu senjata itu untuk kudeta. Namun Badan Intelijen Negara (BIN) menyangkal hal itu."Kalau soal kudeta itu jauh. Itu malah lucu," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Sidqi Wahab mengutip pernyataan Kepala BIN kepada wartawan di sela-sela rapat tertutup dengan Kepala BIN Syamsir Siregar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2006).Sidqi juga mengatakan, Koesmayadi selama ini memang sering mendapat tugas khusus, termasuk tugas ke Provinsi Timor Timor -- kini negara Timor Leste."Dia itu kan memang temperamental. Sering tugas-tugas khusus dan untuk tugas khusus ada yang memfasilitasi. Itu omongan Kepala BIN. Tugas khusus itu kan ada yang nyuruh. Dia kan pernah di Timtim," jelas dia.Rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala BIN ini sebenarnya sudah direncanakan lama oleh Komisi I DPR berdasarkan rapat internal Komisi I DPR pada 4 Mei 2006 silam. Namun anggota Komisi I DPR lebih tertarik membahas penemuan senjata di kediaman Koesmayadi. Rapat ini berlangsung tertutup.Mabes TNI AD melansir penemuan 145 puncuk senjata, 28 ribu amunisi, 9 granat dan 28 teropong di kediaman Koesmayadi pada 29 Juni lalu. Kasusnya kini ditangani oleh Puspom TNI AD. Penemuan itu terkait dengan standar baku bahwa setiap anggota TNI yang meninggal harus mengembalikan berbagai perlengkapan militer termasuk senjata. Namun informasi dari BIN menyebutkan, senjata yang ditemukan mencapai 180 buah.
(san/)











































