Mobil Ditembaki, AMM Khawatir Keselamatan Anggotanya
Selasa, 04 Jul 2006 11:50 WIB
Banda Aceh - Insiden penembakan mobil Aceh Monitoring Mission (AMM) yang menewaskan 1 orang di Paya Bakong, Aceh Utara disesalkan. AMM juga sangat mengkhawatirkan keselamatan anggotanya."AMM secara khusus sangat khawatir anggota-anggotanya ditempatkan dalam situasi yang berbahaya pada saat menjalankan tugasnya," ucap Ketua AMM Pieter Feith di Banda Aceh kepada detikcom melalui surat elektronik, Selasa (4/7/2006).Kasus ini dianggap AMM sebagai insiden yang serius, Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan. Kasus ini akan dibahas dalam pertemuan Komisi Pengaturan Keamanan (COSA)."Tinjauan khusus akan dilakukan untuk mengklarifikasi fakta-fakta serta memastikan bahwa hukum telah dihormati," tandas Feith.Insiden penembakan terjadi pada Senin sore 3 Juli 2006 pukul 17.30 WIB. Seorang mantan anggota GAM, Muslim (32), warga Blang Sialet, tewas. Temannya bernama Rasidin mengalami luka di punggung.Bripda Satria yang mengawal tim AMM tertembak di bagian punggung. Hingga kini Bripda Satria masih dirawat di Rumah Sakit Kesrem, Lhokseumawe, Aceh Utara.
(sss/)











































