Pemerintah Minta Atlet Tenis Tak Bertanding ke Israel
Selasa, 04 Jul 2006 09:15 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) meminta Pengurus Besar Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti) tidak bertanding ke Israel. Pemerintah menyesalkan tindakan agresi yang berlebihan oleh Israel."Tolong dilihat penderitaan rakyat Palestina. Agresi yang dilakukan Israel berlebihan," ujar juru bicara Deplu, Desra Percaya kepada detikcom, Selasa (4/7/2006).Sebelumnya, pertimbangan ini diberikan jika PB Pelti diperkenankan berangkat ke Israel karena alasan olah raga. Namun, kondisi di sana sangat mengkhawatirkan."Olah raga tidak mempengaruhi posisi kita. Tapi situasi di lapangan sekarang, tidak pantas bermain di sana. Israel kembali menjalankan agresi berlebihan terhadap warga sipil," tambah Desra.Lepas dari pertimbangan olah raga, Desra meminta PB Pelti memikirkan kembali rencana ke Israel ini. "Nanti kita ke Menpora dan PB Pelti untuk menjelaskan ini," tandasnya.Pertengahan Juli, atlet tenis Indonesia akan bertandang ke Israel. Mereka akan melakukan pertandingan play off di negara itu.
(wiq/)











































