Keberatan Tarif Naik, Pengguna Ojol Ini Pilih Beralih ke Angkot JakLingko

ADVERTISEMENT

Keberatan Tarif Naik, Pengguna Ojol Ini Pilih Beralih ke Angkot JakLingko

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 11 Sep 2022 18:40 WIB
Pengguna ojol di Jakarta, Lira. (Dwi R/detikcom)
Foto: Pengguna ojol di Jakarta, Lira. (Dwi R/detikcom)
Jakarta -

Pengguna ojek online (ojol) mengeluhkan naiknya tarif ojol. Sejumlah pengguna ojol pun pilih beralih menggunakan angkot JakLingko.

Lira salah satunya. Pengguna ojek online asal Kalideres, Jakarta Barat, itu mengaku keberatan tarif ojol naik. Pasalnya, ia biasa menggunakan jasa tersebut untuk transportasi sehari-hari.

"Berat ya, kan biasanya saya cuma (keluarkan) Rp 27 ribu dari Kalideres ke Tangerang. Sekarang Rp 33 ribu, Rp 35 ribu kayak gitu. Lumayan, 6 ribu kan berasa," papar Lira saat ditemui di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Minggu (11/9/3022).

Kini, Lira pun memilih untuk menggunakan transportasi lain. Ia menyebut lebih tertarik menggunakan angkutan umum JakLingko yang tak berbayar.

"Mungkin nanti naik angkot, gratis JakLingko. Sebulan bisa habis lebih Rp 200 ribu buat ojol," katanya.

Keluhan senada disampaikan pengguna ojol lain, Lina. Lina menyebut akan mencari alternatif transportasi yang lain. Meski dinilai lebih memakan waktu, tetapi pengeluarannya akan lebih hemat dibandingkan ojek online.

"Kalau tarifnya naik, ya mulai sekarang saya akan mengurangi intensitas naik ojol dengan berpindah ke transportasi umum yang lebih murah. Memang akan memakan waktu yang lebih lama, tetapi jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan ojek online," kata Lina.

Sementara, pengguna lain, Rima menyebut kenaikan tarif ojol berbanding lurus dengan naiknya harga BBM. Ia menyebut bisa menerima kenaikkan itu demi keringanan para driver.

"Online kan naik karena BBM naik, jadi kalau misal buat driver untung berapa sih. Belum untuk beli bensin, kemarin saya naik angkot pas BBM naik juga naik itu," kata Rima.

Kendati demikian, sama seperti Lira dan Lina, Rima juga berencana untuk beralih menggunakan moda transportasi lain seperti JakLingko. Hal itu dilakukannya lantaran biaya naik ojol yang kini semakin melambung.

"Lumayan boncos juga kalau setiap hari harus naik ojol, untuk rencana sekarang saya milih naik transportasi kayak angkot. Saya mau coba JakLingko, katanya gratis naik JakLingko tinggal tap naik," pungkasnya.

Lihat Video: Yang Bahagia dan Khawatir Saat Tarif Ojol Resmi Naik

[Gambas:Video 20detik]




(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT