Pilu 7 Anak Panti di Sultra Jadi Budak Seks, Dieksploitasi di Tambang

ADVERTISEMENT

Pilu 7 Anak Panti di Sultra Jadi Budak Seks, Dieksploitasi di Tambang

Tim detikSulsel - detikNews
Minggu, 11 Sep 2022 14:00 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak
Foto Ilustrasi. (Getty Images/Imgorthand)
Jakarta -

Tujuh anak panti asuhan di Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), menjadi korban budak seks hingga dieksploitasi sebagai buruh bangunan. Mereka dieksploitasi oleh pengasuhnya berinisial FP (46)

"Menurut pengakuan anak-anak bahwa mereka disuruh kerja dari jam 4 sore sampai jam setengah 7 pagi itu yang sebagian di bagan, yang sebagian itu di tambang emas," kata kuasa hukum korban dari LBH Manado, Citra Tangkudung, dilansir detikSulsel, Minggu (11/9/2022).

Citra mengungkapkan ada korban yang baru duduk di kelas 4 SD diminta menjaga bagan atau keramba ikan. Selain menjaga keramba ikan, anak-anak tersebut disuruh masuk ke lubang tambang.

"Kalau eksploitasi untuk kerja di tambak atau keramba itu laki-laki dan perempuan. Ada juga yang eksploitasi di dalam tambang emas, di situ mereka disuruh masuk ke dalam lubang tambang," ujarnya.

"Di daerah kota (tambang emasnya), tapi kami belum pergi langsung (cek), itu baru keterangan dari warga saja. Tapi yang informasi yang valid itu pengakuan dari anak-anak sendiri dan keterangan itu sama di waktu yang berbeda kami ambil keterangannya, bahwa ada tambang emas, lalu ada bagan," sebutnya.

Citra menyampaikan mereka juga diminta ikut dalam pembangunan panti yang sedang dikerjakan. Baik laki-laki maupun perempuan dipekerjakan layaknya buruh bangunan. Kini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video: Ada Pro Kontra Eksploitasi Anak, Tradisi Pacuan Kuda Sumbawa Tetap Eksis

[Gambas:Video 20detik]



(dek/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT