Menlu Pastikan Tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Senin, 03 Jul 2006 15:25 WIB
Jakarta -
Selama Palestina dan Israel belum damai, Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Agresi Israel ke Palestina pun dikecam keras pemerintah."Kita tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sampai Palestina dan Israel damai," kata Menlu Hassan Wirajuda, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2006).Saat ini, menurut Hassan, tidak memungkinkan Indonesia membuka hubungan diplomatik.Pemerintah mengecam keras agresi militer Israel ke Palestina dan menyerukan segera membebaskan pemimpin-pemimpin Palestina."Penggunaan kekuatan militer yang telah menyebabkan dampak kemanusiaan bertentangan dengan hukum internasional. Karenanya, kita minta Palestina dan Israel kembali berunding guna mencari jalur dialog," terangnya.Hassan juga menyerukan embargo masyarakat internasional kepada Palestina tidak diteruskan dan tetap memberikan bantuan.Sementara dalam raker Menlu dengan Komisi I terjadi pro kontra hubungan diplomatik dengan Israel.Anggota DPR Marzuki Darusman meminta Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel."Kalau membantu kemerdekaan Pelestina dan penyelesaian konflik Palestina dan Isarel, kenapa tidak dibangun hubungan diplomatik RI dengan Israel," kata Marzuki yang juga mantan Jaksa Agung ini.Pernyataan Marzuki ditentang keras oleh Anggota Komisi I dari FPAN Abdillah Thoha. "Tidak ada gunanya kita membangun hubungan dengan Israel, karena UUD 1945 dalam pembukaan mengamanatkan tidak boleh kita menjalin hubungan diplomatik dengan negara penjajah," urai Abdillah.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































