Bom Jeneponto Low Explosive
Senin, 03 Jul 2006 12:56 WIB
Jakarta - Polisi terus mendalami kasus peledakan bom di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu 2 Juli 2006. Bom yang menewaskan Jufriyanto (13) tergolong low explosive."Saya mendapat laporan Kapolda Sulsel ini bom low explosive," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (3/7/2006).Anton juga memastikan bom tersebut merupakan bom rakitan. Polisi menemukan serpihan logam, kabel, tutup parfum 'Gatsby' dan amonium nitrat di tubuh dan baju korban di tempat kejadian perkara (TKP)."Kami sedang terus mendalami kasus ini, termasuk menganalisa motif apa di belakangnya," kata Anton.Menurut Anton, Jufriyanto pada hari kejadian bersama ibunya pergi ke ladang. Namun sesampainya di ladang, remaja kecil itu memisahkan diri untuk menggembalakan kambing. Saat menggembala kambing itulah Jufri menemukan rangkaian bom rakitan yang terletak hanya setengah meter dari jalan desa."Melihat luka di wajah, kaki dan dada yang hancur, diduga korban mungkin sedang berjongkok ke arah bom saat ledakan terjadi," tutur Anton.Jufriyanto masih disemayamkan di RS Bhayangkara Jeneponto. "Kami kini memeriksa ibu korban dan orang-orang yang datang ke TKP. Semuanya berjumlah 9 orang," katanya.
(djo/)











































