Surya Darmadi Siap Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Besok

ADVERTISEMENT

Surya Darmadi Siap Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Besok

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 14:15 WIB
Surya Darmadi
Surya Darmadi (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Sidang perdana kasus dugaan korupsi lahan sawit PT Duta Palma di Kabupaten Indragiri Hulu digelar besok. Tersangka Surya Darmadi mengaku siap menjalani persidangan tersebut.

"Saya baru ketemu klien, Pak Surya Darmadi, menyatakan siap hadir besok untuk mengikuti persidangan," kata Kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang, kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Kepada Juniver, Surya Darmadi mengaku senang bisa segera membela diri setelah berkasnya dilimpahkan ke pengadilan. Juniver menyebut kliennya akan menjelaskan fakta yang sebenarnya terkait kasus ini.

"Dia sangat senang berkas sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk membela diri, menjelaskan fakta yang sebenarnya, karena selama ini banyak opini, pernyataan yang didapatkan tidak benar," ucap Juniver.

Diketahui, persidangan pemilik PT Duta Palma, Surya Darmadi itu akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dilihat di SIPP Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakpus, Senin (5/9), sidang perdana Surya Darmadi akan digelar pada 8 September 2022. Sidang perdana agendanya pembacaan dakwaan.

"Kamis, 08 September 2022 pukul 09.00 WIB s/d selesai, sidang pertama," bunyi keterangan di SIPP PN Jakpus.

Surya Darmadi bakal didakwa merugikan keuangan negara. Jumlah kerugian negara dalam dakwaan sekitar Rp 86,5 triliun.

"Terdakwa Surya Darmadi telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan Drs H Raja Thamsir Rachman selaku Bupati Indragiri Hulu Periode Tahun 1999 sampai dengan Tahun 2008, secara melawan hukum, yaitu: memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi," bunyi dakwaan jaksa sebagaimana dilansir SIPP.


Berikut ini daftar kerugian negara akibat Surya Darmadi:

1. Memperkaya Surya Darmadi Rp 7.593.068.204.327 dan USD 7.885.857,36 (atau bila dikurskan saat ini adalah Rp 117.460.633.962,94) yang totalnya berarti adalah Rp 7.710.528.838.289

2. Merugikan keuangan negara Rp 4.798.706.951.640 dan USD 7.885.857,36 (atau bila dikurskan saat ini adalah Rp 117.460.633.962,94) yang totalnya berarti adalah Rp 4.916.167.585.602

3. Merugikan perekonomian negara Rp 73.920.690.300.000

Bila semuanya dihitung maka totalnya adalah Rp 86.547.386.723.891.

Jumlah ini berbeda dari apa yang disampaikan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam konferensi pers bersama BPKP tanggal 30 Agustus 2022. Saat itu Jampidsus mengatakan jumlah kerugian keuangan negara adalah Rp 4,9 trilun dan kerugian perekonomian negara adalah Rp 99,2 triliun yang bila dijumlahkan adalah Rp 104,1 triliun.

Simak juga video 'Kapal-kapal Surya Darmadi Disita Kejaksaan Agung':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT