Hindari Benturan Peradaban, Islam-Barat Harus Dialog
Senin, 03 Jul 2006 01:29 WIB
Istanbul - Benturan antar peradaban, sebagaimana diprediksi Samuel Huntington dalam tesisnya yang masyhur, akan terjadi. Untuk menghindarinya, berbagai kelompok idiologi harus bertemu dan menjalin komunikasi.Itulah salah satu poin yang mengemuka dalam Konferensi Muslim Eropa, yang digelar di Istanbul, Turki, 1 hingga 2 Juli 2006. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin."Memang menjadi semangat konferensi adalah bagaimana menghadapi phobia di sementara masyarakat Barat terhadap Islam, seperti tampak pada kasus kartun Media Denmark yang menghina Nabi Muhammad. Benturan antar peradaban harus dihindari, maka dialog kerja sama harus ditingkatkan," ujar Din dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (3/6/2006), sembari mengutip pembahasan dalam konferensi tersebut.Dituturkannya juga, keputusan konferensi lainnya adalah bagaimana kaum Muslim di Eropa dapat mengatasi tantangan yang ada baik yang datang dari dalam maupun dari luar, seperti mengatasi orientasi kultural negara asal kaum Muslim itu sendiri, menjelaskan tentang Islam yang benar, dan pembauran diri kaum Muslim dengan budaya Eropa."Umat Islam Eropa harus dapat mengintegrasikan diri dengan budaya Eropa yang positif tapi tetap mempertahankan identitas keislaman. Dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana merebut keunggulan Barat untuk ditransfer ke Dunia Islam," kata dia.
(fjr/)











































