Balas Dendam, Hamas akan Banjiri Israel dengan Darah
Senin, 03 Jul 2006 00:47 WIB
Gaza - Selain kehancuran, perang juga menyisakan dendam. Setelah Israel melakukan kekejian bertubi-tubi terhadap rakyat Palestina, kelompok berkuasa di Palestina, Hamas, berjanji akan membalas kekejian yang dilakukan Israel.Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Israel telah menahan wakil perdana menteri Palestina, beberapa menteri serta anggota parlemen Palestina. Bahkan, Minggu 2 Juli, tentara Israel menyerang kantor Perdana Menteri Ismail Haniya di Gaza.Kelompok sayap perlawanan Hamas mengancam akan membalas dengan melakukan serangan dari dalam Israel, dan membuat wilayah Israel tenggelam dalam 'lautan darah', jika Israel masih terus melanjutkan agresinya."Brigade Ezzedine al-Qassam memperingatkan, jika operasi masih berlanjut, kami akan memukul pendudukan yang sebelumnya kami enggan untuk menyerangnya," ujar sebuah pernyataan yang diterima AFP di Kota Gaza, Palestina, Minggu (2/7/2006).Hamas, yang merupakan kepanjangan dari Harakah al-Muqawamah al-Islamiyyah, telah memenangi pemilu parlemen di Palestina pada 25 Januari 2006. Banyak kalangan pesimis dengan prospek perdamaian di Timur Tengah pascakemenangan Hamas.Hal tersebut akhirnya sedikit banyak mulai terbukti. Situasi di Timur Tengah, terutama di wilayah perbatasan Palestina-Israel tidak semakin membaik. Di negeri ini sendiri, pertikaian berulang kali terjadi antara Hamas dengan kelompok Fatah, yang cenderung akomodatif terhadap Israel.Bahkan dengan 'restu' Amerika, Israel berkali-kali melakukan kekejian, terutama dalam seminggu terakhir ini.
(fjr/)











































