Penuhi Panggilan KPK soal Formula E, Anies Bawa Dokumen dan Tas Jinjing

ADVERTISEMENT

Penuhi Panggilan KPK soal Formula E, Anies Bawa Dokumen dan Tas Jinjing

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 09:56 WIB
Anies penuhi panggilan KPK.
Anies memenuhi panggilan KPK. (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E Jakarta. Anies terlihat membawa dokumen saat masuk ke gedung KPK.

Pantauan detikcom di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022), Anies tiba pada pukul 09.26 WIB. Anies terlihat mengenakan baju dinas.

Saat datang, Anies hanya terlihat membawa map biru. Namun, saat Anies diarahkan masuk ke lantai 2 gedung KPK, Anies terlihat membawa dokumen dan tas jinjing berwarna hitam.

Diketahui, KPK memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E Jakarta. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjabarkan hal-hal apa saja yang akan ditanyakan ke Anies.

"Lebih kurangnya terkait proses perencanaan, kan begitu. Awalnya seperti apa sih misalnya? Tawaran dari mana? Kemudian direncanakan? Kemudian penganggarannya? Kemudian pelaksanaannya sampai pertanggungjawabannya," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (6/9).

Alex mengatakan Anies akan ditanya soal keuntungan pelaksanaan Formula E, yang digelar 4 Juni lalu. Selain itu, soal penganggarannya bakal dikonfirmasi ke Anies.

"Karena kalau tujuannya bisnis, pasti kan pertimbangannya ini nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi kan. Seperti itu yang perlu kita klarifikasi, bagaimana penganggarannya?" jelasnya.

Alex juga akan menanyakan terkait masa jabatan Anies yang bakal habis Oktober mendatang. KPK akan menanyakan soal pertanggungjawaban dan commitment fee Formula E saat Anies tak lagi menjabat sebagai Gubernur.

"Bagaimana nanti kalau tahun depan penggantinya atau plt-nya melihat ini tidak bisa dilaksanakan karena ternyata hitung-hitungan ekonomi tidak menguntungkan? Bagaimana pertanggungjawabannya, padahal commitment fee itu nggak bisa ditarik," tuturnya.

"Nah, hal yang seperti itulah kita minta ke ahli dan kita klarifikasi kepada yang bersangkutan (Anies Baswedan). Perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban," lanjut Alex.

Simak Video 'KPK Panggil Anies Baswedan Terkait Formula E, Ini Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]




(whn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT