PKS: Batalkan Keberangkatan Atlet Tenis ke Israel
Minggu, 02 Jul 2006 11:53 WIB
Jakarta - Pada 15-16 Juli mendatang atlet-atlet tenis lapangan akan bertandang ke Tel Aviv, Israel. Mereka akan berlaga dalam babak playoff grup II untuk kejuaraan tenis beregu pria Fed Cup. Namun rencana ini mendapat tentangan keras dari PKS.Partai Islam ini meminta pemerintah agar tetap konsisten membela kemerdekaan Palestina dan tidak melakukan hubungan dalam bentuk apa pun dengan Israel."Kami meminta Deplu dan Menpora membatalkan keberangkatan PB Pelti (Pengurus Besar Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) ke Tel Aviv pertengahan Juli mendatang," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring di sela-sela aksi damai mendukung Paletina, di depan Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Minggu (2/7/2006).Tifatul juga mengecam keras atas penyerangan brutal Israel terhadap pemerintan Palestina dengan menangkapi anggota parlemen, 8 menteri dan seorang wakil PM. Dia menilai hal itu sebagai perbuatan yang melanggar hak asasi negara lain."Ini adalah pelanggaran terhadap kedaulatan. Israel tidak bisa menangkap pejabat Palestina seenaknya, karena mereka terpilih secara demokratis," cetusnya.Tifatul kembali menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia memberikan bantuan, baik materiil maupun moril bagi rakyat Paletina."Kader PKS wajib menyumbang Rp 10 ribu, bagi Paletina," ucapnya. Bulan lalu, kader PKS telah menyerahkan sumbangan miliaran rupiah pada Palestina.
(ndr/)











































