Jalur KA Cina-Tibet Dibuka, Dalai Lama Was-was

Jalur KA Cina-Tibet Dibuka, Dalai Lama Was-was

- detikNews
Minggu, 02 Jul 2006 06:02 WIB
Beijing - Cina resmi membuka jalur kereta api Cina-Tibet pada Sabtu 1 Juli kemarin. Bagi pemerintah ini adalah peluang ekonomi dan investasi. Tapi warga Tibet melihatnya sebagai ancaman budaya.Peluncuran kereta ini bertepatan dengan hari jadi Partai Komunis Cina ke 85 dan peringatan 10 tahun kembalinya Hong Kong ke pangkuan Cina. Pemerintah Cina melihatnya sebagai langkah besar meningkatkan industri pariwisata.Namun, warga Tibet menganggap kereta ini adalah ancaman budaya terhadap mereka. Bahkan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama merasa was-was walaupun menyambut positif hadirnya kereta ini."Kereta ini dapat mempercepat genosida budaya karena dominasi pendatang dari mayoritas etnis Han," ungkap Dalai Lama seperti dilansir guardian.co.uk, Minggu (2/7/2006).Protes juga dilakukan mahasiswa Tibet dan sejumlah aktivis LSM asing di Beijing. Kereta Beijing-Lhasa dituding mereka sebagai alat pemerintah Cina memindahkan penduduk ke Tibet dan mendominasi populasi rakyat Tibet.Kereta yang melayani rute Beijing-Lhasa ini merupakan jalur kereta tertinggi di dunia. Kereta yang melintasi pegunungan Himalaya ini mencapai ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lhasa sendiri berada pada ketinggian 3.650 mdpl.Tiket termurah dibandrol US$ 48,60 (Rp 486.000) dan tiket termahalnya dibandrol US$ 157,80 (Rp 1.578.000). Jarak 4.000 km Beijing-Lhasa akan ditempuh dalam waktu 48 jam perjalanan. (fay/)


Berita Terkait