Danrem Minta Masyarakat Jangan Halangi Warga yang Ambil Jadup

Danrem Minta Masyarakat Jangan Halangi Warga yang Ambil Jadup

- detikNews
Sabtu, 01 Jul 2006 16:52 WIB
Yogyakarta - Danrem 072 Pamungkas/Yogyakarta, Kol Czi Langgeng Sulistyono meminta agar masyarakat tidak menggalang warga lainnya yang hendak mengambil jatah hidup (jadup) bagi korban gempa bumi. Bila mereka menghalangi dengan mengatasnamakan bersamaan ini namanya mencegah.Hal itu diungkapkan Langgeng saat memberikan sambutan Apel Besar Karya Bhakti TNI di bawah komando Korem 072 Pamungkas di Alun Alun Utara Yogyakarta, Sabtu(1/7/2006)."Masyarakat yang berhak menerima biarkan dia menerima, tapi bagi masyarakat yang tidak menerima jangan memaksakan diri dengan cara mencegat. Itu namanyamenghalangi," katanya.Dia mengatakan mencegat untuk menghalang-halangi warga yang berhak menerima dengan alasan kebersamaan atau semuanya harus mendapat bantuan itu tidak dibenarkan. Itu sama saja dengan mencegah padahal masyarakat yang rumahnya benar-benar roboh seharusnya mendapatkan tapi dihalangi."Masyarakat yang rumahnya masih bagus hendaknya jangan meminta. Bantuan itu diberikan kepada warga yang benar-benar rumahnya roboh," katanya.Dalam kesempatan itu dia juga meminta kepada masyarakat yang tertimpa bencana untuk tetap bersemangat kembali bekerja dan tidak larut dalam kesedihan. "Mari kita kembali bekerja untuk mebangun lagi dan jangan patah semangat," katanya.Menurut dia, hingga akhir masa tangga daruta ini TNI terus membantu warga bergotong royong untuk menyingkirkan dan membersihkan puing-puing reruntuhan yang dikampung-kampung maupun di pinggir jalan. Dalam karya bhakti ini diikuti 1.95 personil TNI AD anggota Korem 072 Pamungkas untuk membersihka puing-puing di Kota Yogyakarta, Bantul dan Sleman. "Utamanya kita membersihkan parasana umum seperti sekolah tempat, ibadah, pasar dan rumah sakit. Bila sudah selesai kita akan membantu perorangan," katanya. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads