Kembar Siam Syahwa-Zalwa Berhasil Dipisah
Jumat, 30 Jun 2006 22:12 WIB
Padang - Tim Dokter Rumah Sakit (RS) Dr M Djamil Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya berhasil memisahkan bayi kembar siam Syahwa-Zalwa (sebelumnya ditulis Salsa-Zahra)dalam operasi pemisahan di RS tersebut, Jumat (30/6/2006) sore.Operasi pemisahan bayi seberat 3 Kg itu sempat tertunda dari rencana pukul 08.00 WIB menjadi pukul 14.15 WIB karena dokter ahli dari RS Harapan Kita belum datang dari Jakarta.Kembar siam anak pasangan Fauzi dan Metra Neli, warga Siguntur Muda, Kecamatan Sebelas Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan itu berlangsung selama 3 jam dan melibatkan 10 tim medis. Operasi berlangsung lebih cepat empat jam dari 7 jam yang diperkirakan tim dokter."Operasi berjalan sukses karena kita sudah mempersiapkannya dengan matang. Dalam beberapa hari ke depan, kondisi bayi itu masih perlu mendapat perhatian serius," ujar Direktur Pelayanan RS Dr M Djamil, Yanuar Hamid, kepada wartawan di RS M. Djamil Padang, Jumat (30/6/2006).Dikatakan, hal lain yang memudahkan tim dokter adalah karena hanya mempertimbangkan keselamatan hidup bayi yang sempurna. Kedua bayi itu memiliki usus dan ginjal terpisah sedangkan jantung, hati dan paru, mereka harus berbagi. "Tidak ada pilihan lain, bayi yang tidak sempurna (Zahwa) harus dikorbankan," katanya.Akhirnya tim hanya memperhatikan keselamatan bayi Syahwa yang organ tubuhnya sempurna. Kembar Syahwa-Zalwa dilahirkan Selasa (2/5/2006) di Puskemas Bungus Teluk Kabung, Padang bersama saudara mereka lainnya yaki Salsa yang lahir normal. Salsa lahir sesaat sebelum kembar siam ini lahir.Satu hari setelah melahirkan, Neli membawa pulang bayinya atas seizin dokter. Kembar siam itu mulai dirawat di RS M. Djamil sejak 4 Mei 2006.
(ddn/)











































