Ketakutan Porong Ambles Ditepis
Jumat, 30 Jun 2006 20:04 WIB
Surabaya - Masyarakat Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo diminta tidak khawatir tanah yang ditempatinya akan ambles akibat semburan lumpur. Kemungkinan tanah ambles masih kecil.Menurut Ketua Tim Investigasi Independen Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Mineral Rudi Rubiandiri, sumber semburan air lumpur posisinya vertikal atau seperti garis lurus.Hal tersebut disampaikan Rudi kepada wartawan jumpa pers di Hotel Shangri La Jl Mayjen Sungkono Surabaya, Jumat (30/6/2006)."Jika saya lihat arah erupsi, saya kira masih jauh kemungkinan tanah sekitar ambles. Lihat saja pengeluaran air itu seperti garis lurus, malah yang dua sudah mati sekarang tinggal satu," paparnya.Sejak terjadi semburan pada 29 Mei 2006 lalu, ditemukan dua titik semburan lumpur alami yang lokasinya sekitar 150-200 meter dari sumur Banjar Panji 1 milik Lapindo Brantas. Kemungkinan ambles bisa terjadi jika erupsi terjadi menyebar dari sumber utama. "Jika erupsi itu terjadi mengelilingi sumber utama, di sini ada, di situ juga ada, maka kemungkinan terjadi tanah ambles sangat besar," tandasnya.Informasi yang dihimpun di lapangan, warga banyak memperbincangkan kemungkinan amblesnya tanah yang ditempatinya setelah lumpur menyembur ke permukaan dalam volume sangat besar. "Kita orang awam. Bayangkan saja, lumpur di bawah kesedot keluar semua apa tidak keropos di bawah rumah kita," kata seorang warga Desa Siring Porong.
(ddn/)











































