Berlebihan, Mengaitkan Kasus Koesmayadi dengan Ryamizard
Jumat, 30 Jun 2006 13:17 WIB
Jakarta - Almarhum Brigjen TNI Koesmayadi dekat dengan sejumlah perwira tinggi (pati) TNI lainnya, salah satunya mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. Namun mengaitkan Ryamizard dengan kasus penemuan ratusan senjata di rumah Koesmayadi dinilai sangat berlebihan.Demikian ditegaskan anggota Komisi I DPR dari FPDIP Sutradara Gintings kepada detikcom di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (30/6/2006)."Belum sampai segitulah. Mengaitkan dengan Ryamizard itu berlebihan. Dia (Koesmayadi) juga seangkatan dengan mantan Pangkostrad Letjen TNI Prabowo Subiyanto dan lain-lain," kata Sutradara.Sutradara juga mengatakan, persoalan ini sebaiknya segera dituntaskan. Pimpinan TNI harus melakukan penyelidikan yang serius dan terbuka. Hal ini untuk mencegah munculnya isu-isu negatif terhadap peristiwa itu."Menjadi kewajiban KSAD untuk menyelusuri apakah senjata itu dikumpulkan dalam rangka penugasan atau inisiatif sendiri. DPR akan mengawasi proses penyelidikannya," ujar Sutradara.Anggota Komisi I lainnya, RK Sembiring Meliala, mengaku kaget saat mendengar peristiwa itu. Politisi yang juga berasal dari PDIP ini mengatakan, perlunya investigasi yang menyeluruh terhadap kasus ini."Kasus ini perlu diinvestigasi secara menyeluruh. Mudah-mudahan itu (penumpukan senjata) tidak untuk diperjualbelikan," ujar Sembiring.
(djo/)











































