Auditor BPK Jabar Penerima Suap Ade Yasin Disidang di PN Bandung

ADVERTISEMENT

Auditor BPK Jabar Penerima Suap Ade Yasin Disidang di PN Bandung

M Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 01 Sep 2022 12:13 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah melimpahkan berkas perkara auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat di perkara suap pemeriksaan Pemkab Bogor yang menjerat Bupati Ade Yasin. Nantinya, para auditor itu bakal disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

"Hari ini (Kamis, 1/9) tim jaksa KPK telah selesai melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan untuk Terdakwa Anthon Merdiansyah dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Bandung," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).

Adapun terkait majelis hakim dan penetapan hari sidang perdana, kata Ali, saat ini tim jaksa KPK masih menunggu jadwal sidang dari pengadilan. Saat ini mereka masih ditahan di rutan cabang KPK.

Diberitakan sebelumnya, berkas perkara kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor dengan tersangka pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah (ATM) dinyatakan lengkap. Anton akan segera disidangkan.

"Perkara dugaan suap terkait pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Bogor dengan tersangka ATM dkk, saat ini berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Rabu (24/8).

Seperti diketahui, Ade Yasin terjaring OTT KPK bersama dengan 11 orang lainnya. Selang beberapa waktu, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka di kasus suap laporan keuangan demi meraih predikat WTP dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

Para tersangka itu ialah:

Pemberi Suap:

1. Ade Yasin, Bupati Kabupaten Bogor periode 2018-2023

2. Maulana Adam, Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bogor

3. Ihsan Ayatullah, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor

4. Rizki Taufik, PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor

Penerima Suap:

1. Anthon Merdiansyah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis

2. Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor

3. Hendra Nur Rahmatullah Karwita, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa

4. Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa.

(zap/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT