Penemuan Senpi Bukti TNI Tidak Profesional
Jumat, 30 Jun 2006 11:23 WIB
Jakarta - Asal usul 145 senjata api di rumah Wakil Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waaslog KSAD) Brigjen TNI Koesmayadi masih misterius. Penemuan itu bukti TNI tidak profesional."Kalau profesional harusnya tidak ada senjata di rumahnya tetapi ada di gudang," kata Sekretaris Pokja Pertahanan Komisi I DPR Ade Daud Nasution.Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/6/2006).Menurut dia, KSAD harus membentuk tim untuk memeriksa kejadian tersebut."Penemuan senpi sangat aneh. Kita minta kejadian ini diperiksa karena untuk membeli senjata menggunakan uang rakyat. Kalau satu dua senjata di rumahnya tidak apa-apa, wajar sebagai tentara. Tetapi kalau ratusan, itu kan mencurigakan, orang bisa pikir macam-macam karena bisa bentuk satu pleton," terangnya.Ada kemungkinan untuk kudeta? "Kalau kudeta kan sekelompok orang. Makanya ini harus diperiksa. Ini seperti di Filipina," ujar Ade. Selain KSAD, politisi asal PBR ini meminta Aslog, perwira bantuan dan bagian pengadaan juga diperiksa."Karena di tentara setiap senjata punya registrasinya. Anehnya lagi, ini yang membuka KSAD sendiri," kata Ade.
(aan/)











































