FPDIP Minta Dana UN Diaudit
Jumat, 30 Jun 2006 10:29 WIB
Jakarta - Sikap pemerintah menolak ujian ulangan membuat FPDIP gemas. FPDIP pun mengancam akan meminta BPK mengaudit dana Ujian Nasional (UN)."Jika pemerintah tetap tidak menggelar ujian ulang, FPDIP akan meminta BPK mengaudit dana pelaksanaan UN 2006 karena dikhawatirkan terjadi banyak kebocoran," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo.Hal ini disampaikan dia kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/6/2006).Tjahjo menilai pemerintah arogan menolak ujian ulangan."Kalau pemerintah bersikukuh tidak menggelar ujian ulang ini menunjukkan arogansi pemerintah. Pemerintah tidak peka terhadap masalah rakyat," ujarnya.Tugas pemerintah mengatur dan melayani masyarakat. "Jangan menghakimi dan membuat masyarakat frustasi," cetus Tjahjo.Pemerintah seharusnya tidak egois karena anak didik adalah penerus dari keberlanjutan bangsa ini."Dari segi manapun pemerintah tidak punya alasan tidak menggelar ujian ulang karena di peraturan pemerintah telah mengamanatkan apalagi di UU Sisdiknas," jelas Tjahjo.
(aan/)











































