Komisi I Desak KSAD Usut Tuntas Motif Keberadaan 145 Senpi
Jumat, 30 Jun 2006 06:44 WIB
Jakarta -
Ditemukannya 145 senjata api dan ribuan amunisi di rumah Wakil Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waaslog KSAD) Brigjen Koesmayadi sangat mengejutkan berbagai pihak. Komisi I DPR mendesak agar KSAD segera mengusut motif keberadaan senpi itu."Ini ada sesuatu yang tidak benar. Kalau untuk koleksi itu terlalu banyak. Untuk persediaan unitnya, kan tidak mungkin juga disimpan di rumah," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga saat dihubungi detikcom, Jumat (30/6/2006).Untuk itu, lanjutnya, Komisi I DPR akan segera meminta keterangan dari KSAD untuk mengusut motifnya. Karena untuk menghindarkan segala macam spekulasi yang terjadi."Apa motifasinya mengumpulkan senjata sebanyak itu di rumah. Siapa aktor di belakangnya. Ini harus segera diumumkan untuk menghindarkan rumor yang tidak mendasar," ujarnya.Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza saat dihubungi detikcom. Yusron menduga keberadaan senpi itu terkait dengan adanya gerakan-gerakan tertentu."Saya menduga-duganya ini bisa saja dikaitkan dengan bisnis penjualan senjata. Atau mungkin saja kemungkinan yang terburuk, ada gerakan-gerakan tertentu, makar," jelasnya.Baik Theo maupun Yusron mengaku sangat terkejut dengan terungkapnya keberadaan senpi tersebut. Apalagi berada di rumah seorang wakil asisten logistik KSAD."Ini tidak bisa dibenarkan. Dan ini aneh, disimpan di rumah bisa sebanyak itu," ujar Yusron.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































