Ditemukannya 145 Pucuk Senpi Tunjukkan TNI Tidak Solid
Jumat, 30 Jun 2006 00:28 WIB
Jakarta -
Ditemukannya 145 pucuk senjata api di kediaman Wakil Asisten Kepala Staf TNI Angkatan Darat Bidang Logistik (Waaslog KSAD) Brigjen TNI Koesmayadi menunjukkan TNI tidak solid. TNI harus segera memperbaiki diri dengan dipimpin langsung Panglima TNI."TNI harus segera mengkonsolidasikan diri, melakukan perbaikan internal. Karena ini menunjukkan TNI tidak solid. Ini tugas panglima. Dan Presiden harus segera menyuruh panglima," kata Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di sela-sela acara konser amal untuk korban gempa Yogyakarta di Gedung Kesenian Jakarta, Jl Pasar Baru, Jakarta, Kamis (29/6/2006).Menurutnya, penemuan senpi itu merupakan hal yang baru. Karenanya jangan sampai kejadian ini membuat instabilitas di tubuh TNI.Untuk itu, lanjutnya, TNI harus bergerak cepat mencari segala kemungkinan yang terjadi. Seperti adanya senjara-senjata lain yang masih berada di luar gedung logistik."Ini bahaya. Karena senjata bisa dipakai untuk hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.POM TNI saat melakukan penarikan senjata Koesmayadi, menemukan 145 pucuk senjata yang terdiri dari 96 pucuk laras panjang, laras panjang tidak beralur atau licin 7 pucuk, senjata laras pendek 42 pucuk.Selain itu juga ditemukan amunisi sejumlah 28.985 butir, granat 9 buah terdiri dari 4 buah granat asap dan 5 granat tangan. POM TNI AD juga menemukan teropong berjumlah 28 buah.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































