Lestari Moerdijat Dorong KUPI Realisasikan Eksistensi Ulama Perempuan RI

ADVERTISEMENT

Lestari Moerdijat Dorong KUPI Realisasikan Eksistensi Ulama Perempuan RI

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Selasa, 30 Agu 2022 15:33 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menerima panitia Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II di Gedung DPR/MPR. Dalam kesempatan ini, Lestari mendorong jaringan yang tergabung dalam KUPI untuk mengakomodasi berbagai kalangan agar ikut berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus bangsa.

"Bila dimungkinkan beragam kalangan bisa juga ikut berpartisipasi dalam sejumlah program yang digagas KUPI, sehingga upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bisa lebih luas lagi," kata Lestari dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/2022).

Lestari menyampaikan KUPI yang diinisiasi lima organisasi seperti Alimat, Rahima, Fahmina, Gusdurian, dan Aman Indonesia berpotensi mengkaji banyak hal dengan berbagai cara pandang. Terlebih sejumlah organisasi tersebut memiliki keanggotaan dengan beragam latar belakang seperti akademisi, pesantren dan aktivis.

Wanita yang akrab disapa Rerie ini pun berharap keanggotaan KUPI dapat mengakomodasi berbagai latar belakang politik sehingga mampu mendorong gerakan kebangsaan lintas partai.

Di samping itu, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menilai dengan keberagaman latar belakang dan pemikiran, KUPI mampu merealisasikan eksistensi ulama perempuan Indonesia. Termasuk melalui penyelenggaraan Kongres Ulama Perempuan Indonesia II pada November 2022.

Dikatakan Lestari, acara yang mengusung tema 'Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan' ini dapat menjadi momentum meneguhkan peran pemikir perempuan untuk aktif dalam proses pembangunan.

Lestari berharap kehadiran gerakan ini juga mampu mengakselerasi upaya menanamkan sejumlah nilai terkait isu kesetaraan gender dan kebangsaan. Mengingat hal ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa datang.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT