Dibutuhkan Peta Rawan Bencana RI
Kamis, 29 Jun 2006 19:01 WIB
Jakarta - Longsor dan banjir di Sinjai, Sulsel disebabkan kondisi lereng dan jenis batuan yang rentan. Begitu hujan deras... wusshh! Mana saja daerah yang serupa? Peta rawan bencana di bumi Pertiwi ini sungguh diperlukan."Perlu ada peta dan informasi geologi untuk seluruh wilayah tanah air, termasuk peta yang menggambarkan daerah potensi bahaya geologi dan daerah mana yang aman," kata Asisten Deputi Urusan Analisis Kebutuhan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi Pariatmono.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers di kantor BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2006).Jadi, lanjut dia, tidak hanya masyarakat Sinjai dan sekitarnya yang perlu waspada dan siaga akan adanya bahaya bencana. Namun seluruh masyarakat Indonesia juga perlu belajar dari pengalaman."Peningkatan sosialisasi kepada masyarakat juga diperlukan tentang aspek geologi dalam penataan ruang," kata Pariatmono.Sosialisasi tersebut, sambung dia, bisa melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atas wilayah yang padat penduduk tetapi memiliki bahaya geologi yang tinggi atau memiliki daya dorong ekonomi yang tinggi."Kita harapkan hal tersebut bisa membantu pemda dalam merencanakan tata ruang dan rekonstruksi sesuai kaidah IPTEK," kata Pariatmono.Penataan ruang yang baik dalam pembangunan ekonomi wilayah, menurut dia, juga diperlukan sebagai alat melestarikan lingkungan hidup. Namun juga harus diikuti dengan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan rencana terintegrasi, didukung kelembagaan yang kuat dalam mengendalikan pemanfaatan wilayah.
(sss/)











































