Iran Ajak RI Bermain Nuklir
Kamis, 29 Jun 2006 17:59 WIB
Bandung - Di saat disorot Amerika Serikat (AS) gara-gara nuklir, Iran malah mengajak Indonesia untuk bermain dengan nuklir. Tentu, untuk hal yang positif. Selain itu, Iran juga mengajak Indonesia untuk mengembangkan teknologi maju lainnya, seperti teknologi informasi dan teknologi mesin. Ajakan ini disampaikan Menristek Irak Mohamed Mehdi Zahedi saat berkunjung ke Institut Teknologi Bandung (ITB), Jl. Ganesha, Bandung, Kamis (29/6/2006). Pada kesempatan itu, Mehdi menegaskan menolak penggunaan nuklir untuk hal-hal yang mengganggu perdamaian. "Kami mengutuk segala macam penelitian yang bertujuan tidak damai," ujar dia. Saat ini, menurut dia, antara Iran dan Indonesia telah bersepakat membentuk komisi gabungan. Komisi gabungan antara kedua negara ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai penelitian ilmu pengetahuan di bidang teknologi. "Kami siap kerja sama dengan negara-negara Islam untuk memajukan masalah teknologi," kata dia. Negara Iran, menurut dia, memang tengah memfokuskan diri untuk membangun negara yang berbasis pengembangan di bidang berbagai ilmu pengetahuan. Ia memperkirakan dalam waktu 20 tahun ke depan negara Iran menjadi salah satu negara yang memproduksi pengembangan teknologi ilmu pengetahuan. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintahan Iran telah mewajibkan setiap wilayahnya yang berpenduduk hingga 30 ribu orang agar membangun perguruan tinggi. Bahkan, menurut dia, saat ini di dalam kabinet pemerintahan Iran di bawah pimpinan Presiden Mahmoud Ahmadinejad hampir 50 persen menteri berpendidikan setingkat profesor. Saat ini, lanjut Mehdi, hampir 50 persen lebih mahasiswa di Iran adalah kaum perempuan. Pemerintahan Iran juga akan meningkatkan jumlah mahasiswanya dari 2,3 juta hingga 3,7 juta. "Kita kurang menguasai masalah hukum internasional. Barat yang membuat aturannya dan kita sering ditipu. Misalnya persoalan perkapalan dan asuransi. Masalah ini akan menjadi fokus lebih, agar tidak tertipu lagi," ujar dia.
(asy/)











































