Pengangguran di Indonesia Akibat Penciutan Lapangan Kerja

Pengangguran di Indonesia Akibat Penciutan Lapangan Kerja

- detikNews
Kamis, 29 Jun 2006 17:14 WIB
Jakarta - Secara umum, tingginya angka pengangguran di Indonesia disebabkan penciutan lapangan kerja, khususnya disektor formal. Hal ini sebagai salah satu akibat dari persaingan usaha.Demikian ditegaskan Ketua Komite Tetap Sistem Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia Kadin Indonesia Sumarna S Abdurahman dalam diskusi bertajuk 'Mengatasi Pengangguran Pemuda' di LP3ES, JL S Parman, Jakarta, Kamis (29/6/2006).Menurut Sumarna, kondisi ini diperburuk karena terjadinya mismatch antara penyedia tenaga kerja dengan penyedia lapangan kerja. Faktor-faktor tersebut menyebabkan peningkatan angka pengangguran di Indonesia."Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) selama 5 tahun terakhir, jumlah pengangguran terbuka mencapai 9,5 juta orang atau 9,5 persen dari total angkatan kerja," kata Sumarna.Sekjen Pendidikan Luar Sekolah Depdiknas Agung Sudjatmoko mengimbuhkan, semakin tinggi pendidikan seseorang semakin rendah keberaniannya untuk membangun atau membuka lapangan pekerjaan sendiri."Ini karena sistem pendidikan Indonesia yang salah. Ini bisa menjadi racun," kata Agung.Dalam diskusi itu juga diungkapkan soal kerja sama Depnakertrans dan Depdiknas mengenai program pendidikan kecakapan hidup (PKH).Program ini bertujuan mengembangkan keterampilan, kecakapan dan profesionalisme seseorang untuk bekerja atau usaha mandiri, serta mengembangkan kapasitas kelembagaan kursus agar memiliki daya saing internasional.Sasaran program ini adalah seluruh masyarakat, baik pria atau wanita yang tidak sekolah, buta aksara, pengangguran, masyarakat miskin, dan penduduk kurang beruntung lainnya di perkotaan dan pedesaan.Diskusi ini juga dihadiri oleh Kepala Sub Bidang Penempatan Tenaga Kerja Pemuda Wanita dan Lansia Depnakertrans, Nurnia S. Menurutnya saat ini masyarakat menganggap Depnakertrans sebagai lembaga penyedia tenaga kerja. Anggapan tersebut salah besar."Kami hanya membantu mempersiapkan warga atau masyarakat untuk terjun ke dunia kerja sesungguhnya. Makanya ada program PKH ini," ungkapnya. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait