Menlu AS Bikin Pakistan Berang
Kamis, 29 Jun 2006 16:54 WIB
Islamabad - Kementerian Luar Negeri Pakistan berang atas komentar yang dilontarkan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice mengenai pemilihan umum di negeri itu. Ditegaskan kementerian, Pakistan tidak butuh nasihat dari luar.Statemen ini sebagai respons atas pernyataan Rice pada Rabu 28 Juni waktu setempat. Atau sehari sebelum pertemuan Rice dengan Presiden Pakistan Pervez Musharraf di Islamabad.Saat itu dalam perjalanan menuju ibukota Pakistan, Rice mengatakan kepada wartawan, "harus ada, dunia juga mengharapkan adanya pemilihan yang bebas, demokratis dan adil di Pakistan pada tahun 2007 mendatang."Komentar Rice itu disambut tidak senang oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Kamis (29/6/2006)."Mengenai proses demokrasi di Pakistan, kami tidak membutuhkan nasihat dari luar," demikian statemen tegas kementerian. Diimbuhkan bahwa pemerintah Pakistan berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilihan yang bebas dan adil.Pemilihan parlemen Pakistan menurut rencana akan berlangsung tahun 2007 mendatang. Masa jabatan 5 tahun Musharraf juga akan berakhir pada tahun depan. Parlemen Pakistan saat ini didominasi oleh para pendukung Musharraf.Di Pakistan, parlemen berwenang memilih dan mengangkat presiden negara itu. Belum jelas apakah voting itu akan dilakukan sebelum atau sesudah pemilihan legislatif. Namun partai berkuasa Pakistan pimpinan Musharraf telah mengisyaratkan akan meminta digelarnya pemilihan presiden sebelum pemilihan anggota parlemen. Ini tampaknya sebagai upaya untuk mempertahankan tampuk kekuasaan Musharraf.
(ita/)











































