Nenek-nenek Cari Masalah
Kamis, 29 Jun 2006 16:07 WIB
Philadelphia - Usia lanjut tidak membuat nenek-nenek ini bermalas-malasan. Mereka malah ingin masuk militer. Hah?! Yang benar saja!Kepolisian Philadelphia, AS menangkap 10 nenek-nenek yang ogah meninggalkan pusat perekrutan militer setelah mereka ditolak karena alasan umur. Kesepuluh nenek itu merupakan anggota organisasi anti-perang yang menamai diri mereka "Brigade Damai Nenek".Mereka melamar ke pusat militer dan ngotot ingin diterima. Namun terang saja mereka langsung ditolak. Mana ada kemiliteran yang mau merekrut nenek-nenek yang kalau disuruh memegang senjata saja tidak becus. Namun Jean Haskell (74) salah satu nenek yang bersikeras, mengaku punya alasan kuat. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Kamis (29/6/2006."Kami bilang, kami sudah cukup menjalani hidup kami. Biarkan kami pergi ke Irak menggantikan cucu-cucu kami supaya mereka bisa menjalani hidup mereka," kata nenek lima cucu itu.Beberapa anggota organisasi anti-perang lainnya juga berdatangan. Mereka berkumpul di depan Pusat Rekrutmen Pasukan Bersenjata di pusat kota Philadelphia dan berteriak-teriak. "Kami bersikeras. Biarkan para nenek diterima," seru mereka.Lusinan demonstran tua terus berdatangan ke depan pusat perekrutan. Sebagian dari mereka memakai kursi roda maupun tongkat. Beberapa mobil yang lewat melambai memberi dukungan dan nenek-nenek tersebut membalas dengan kembali menyoraki dan bertepuk tangan.Gara-gara aksi demo ini, pusat rekrutmen ditutup beberapa jam lebih awal dari biasanya. Tetapi sejumlah nenek tetap tidak mau keluar. Akhirnya, para lansia itu ditangkap sekitar 3 jam kemudian. Belum jelas tuntutan apa yang akan mereka hadapi.
(ita/)











































