Pembagian Jadup Lapindo Diwarnai Demo Warga

Pembagian Jadup Lapindo Diwarnai Demo Warga

- detikNews
Kamis, 29 Jun 2006 15:41 WIB
Sidoarjo - Setelah warga Desa Siring, kini giliran 1.735 jiwa atau 420 KK warga Desa Renokenongo, Kec Porong, Sidoarjo yang menerima santunan tunjangan hidup (jadup) dari Lapindo Brantas Inc. Tapi pembagian ini diwarnai demo oleh warga yang tidak mendapat santunan.Pembagian dana santunan sebesar Rp 300 ribu/jiwa/bulan itu dilakukan di TK Dharma Wanita samping Balai Desa Renokenongo, Kamis (29/6/2006). Warga korban lumpur panas penerima dana santunan berdasarkan data dari Dinas Kesejahteraan Sosial (Diskesos) terdiri dari RT 9/RW I sebanyak 141 jiwa (35 KK), RT 17/RW 4 Dusun Wangkal sebanyak 431 jiwa (93 KK), RT 18/RW 5 sebanyak 324 jiwa (79 KK), RT 19/RW 5 sebanyak 417 jiwa (108 KK), dan RT 20/RW 5 sebanyak 422 jiwa (105 KK).Kepala Subdin Bina Sosial, Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Kabupaten Sidoarjo, Ilhamudin kepada wartawan di Balai Desa Renokenongo mengungkapkan jumlah keseluruhan uang yang dibagikan untuk Reno Kenongo Rp 520.500.000.Menurut Sekretaris Desa Renokenongo, Bakri, dari jumlah yang telah ditetapkan itu masih bisa bertambah. Sebab saat ini masih ada beberapa warga yang belum terdaftar sebagai penerima santunan. Hal ini dikarenakan data dari RT belum masuk ke panitia, sehingga belum bisa diproses. "Bagi yang belum terdata, saya akan mencoba untuk mengusulkan kembali kekurangannya dan saya berharap dana ini akan cair dalam satu minggu," janji dia. Puluhan warga Desa Renokenongo yang tidak menerima bantuan mendatangi lokasi pembagian santunan dari Lapindo di rumah Bu Lurah, Mahmudah. Mereka memprotes karena tidak diberi santunan, padahal juga terkena imbas luapan lumpur."Kita minta keadilan, kenapa hanya pengungsi saja yang diberi santunan, tetapi yang tidak mengungsi kok tidak diberi bantuan. Padahal kami juga menghirup bau gas tak sedap," protes Suryanto di tengah acara pemberian bantuan.Menanggapi demo itu, Kepala Desa Renokenongo Mahmudah menjanjikan akan memperjuangkan tuntutan warga yang tidak mendapat santunan ke Pemkab Sidoarjo selaku penanggung jawab dampak sosial banjir lumpur. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads