Dihantui Kerusuhan Hebat, Pengungsi Timor Leste Cemas

Dihantui Kerusuhan Hebat, Pengungsi Timor Leste Cemas

- detikNews
Kamis, 29 Jun 2006 11:54 WIB
Jakarta - Situasi Dili, Timor Leste masih mencekam. Kerusuhan hebat masih mengancam. Sebab, kabarnya saat ini ribuan pendukung mantan PM Mari Alkatiri sedang menuju Dili. Sementara massa anti Alkatiri masih marah. Para pengungsi Timor Leste pun sangat cemas. Rabu (28/6/2006) kemarin, ratusan orang anti Alkatiri menyerang dan membakar rumah-rumah di kamp pengungsian di dekat Bandara Dili. Aksi massa anti Alkatiri ini sebagai respons atas bergeraknya massa pendukung Alkatiri ke Dili. Saat ini, Kamis (29/6/2006), para pengungsi Timor Leste masih was-was. Mereka sedang mempersiapkan diri menghadapi datangnya ribuan pendukung Alkatiri ke Dili. Mereka khawatir, kedua kubu akan bentrok besar-besaran di kamp pengungsian itu. Saat ini, lebih dari 150.000 orang masih menempati kamp-kamp pengungsian yang tersebar di Timor-Leste. Kamp-kamp tersebut didirikan bagi warga yang menyelamatkan diri setelah kerusuhan hebat yang merenggut 21 korban tewas sejak April 2006 lalu. Koordinator Humaniora PBB di Timor Leste, Finn Reske-Nielsen, menyatakan situasi di kamp-kamp pengungsian tersebut bisa menjadi lebih parah. Para pengungsi terus memikirkan apa yang akan terjadi bila para pendukung Alkatiri bertemu dengan Anti-Alkatiri. Sudah dipastikan akan terjadi pertempuran besar-besaran di antara kedua kubu. Kini para pengungsi hanya bisa menunggu dengan ketakutan di kamp mereka.Salah seorang pengungsi, Ana Rosa de Jesus (30) datang Rabu kemarin dengan suami dan kedua anaknya ke lokasi pengungsian. Ia mengatakan bahwa situasi di Dili benar-benar kacau. Gerombolan Anti-Alkatiri mengamuk dan menghancurkan kota. "Mereka menghancurkan rumah-rumah dan menjarah rumah saya. Saya datang kesini hanya dengan pakaian saya," ujar dia. Para pengungsi saat ini hanya bisa berdoa agar tidak terjadi apa-apa terhadap mereka. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads