1.000 Orang Demo, Kendaraan Pribadi Masuk Busway
Kamis, 29 Jun 2006 11:39 WIB
Jakarta -
Sedikitnya 1.000 orang yang tergabung dalam Yayasan Perempuan Mahardhika dan Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMK) berunjuk rasa di depan kantor Menko Kesra. Mereka mendesak pemerintah memenuhi tuntutan darurat rakyat.Sebelum berunjuk rasa, massa terlebih dahulu berkumpul di depan Museum Nasional, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (29/6/2006) sekitar pukul 11.00 WIB. Dari tempat tersebut mereka berjalan kaki menuju lokasi unjuk rasa.Barisan terdepan terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Selanjutnya diisi oleh barisan wanita muda dan laki-laki. Mereka mengusung berbagai macam poster dan bendera berwarna merah, sama dengan kaos yang digunakan sebagian besar demonstran.Seorang orator dari atas mobil bak terbuka yang mengangkut pengeras suara menyerukan sejumlah tuntutan. Mereka mendesak pemerintah segera memenuhi tuntutan darurat rakyat. "Turunkan harga, naikan upah dan pendidikan gratis bagi rakyat miskin," teriaknya berkali-kali sambil mengepalkan tangan kirinya ke atas.Banyaknya peserta unjuk rasa membuat lalu lintas di Jl. Medan Merdeka Barat tersendat. Lebih dari separuh badan jalan tertutup demonstran. Sejumlah kendaraan yang melintas hanya bisa melaju secara perlahan-lahan. Tidak sabar dengan kondisi tersebut, sejumlah pengemudi akhirnya nekat memasuki jalur busway. Dan dalam sekejap, jalur khusus bus TransJakarta itu dipenuhi kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor. Tidak ada upaya pencegahan dari Polantas.Setibanya di depan kantor Menko Kesra, para demonstran disambut puluhan personel polisi dari Polres Jakarta Pusat. Menurut rencana, aksi unjuk rasa ini akan dilanjukan ke Istana Negara.
(djo/)










































