Soal UN Ulangan
Kalla: Kita Tidak Butuh Populis
Kamis, 29 Jun 2006 11:05 WIB
Jakarta - Meski 'disemprot' banyak pihak, Wapres Jusuf Kalla rupanya keukeuh menolak Ujian Nasional (UN) ulangan. Siswa dipersilakan demo dan ujian tahun depan."Kita tidak butuh populis sekarang ini. Kita butuh hasilnya pada masa mendatang. Kalau lulus dengan demo, sudahlah, habislah. Jadi saya bilang, silakan demo dan silakan ujian tahun depan," kata Kalla.Hal ini disampaikan Kalla dalam pidatonya saat membuka rakernas I DPP KNPI di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2006).Menurut dia, keputusan UN ulangan atau tidak ada di tangan pemerintah. "Kita tidak ingin populis. Kalau nanti 5 sampai 6 tahun mendatang kita satu level dengan Malaysia, oh benar," ujarnya.Kalla pun ikut bersedih terhadap anak yang tidak lulus UN. "Tetapi lebih sedih lagi kepada jutaan anak apabila tidak belajar. Bayangkan, coba tunjukkan negara di dunia ini yang anak-anaknya malam-malam, masih SMP, masih di mall, cuma kita," paparnya.Dalam kesempatan itu, Kalla mengaku prihatin atas demo anak yang tidak lulus UN di kantornya pada 28 Juni."Kalau tidak lulus didemo, lama-lama sarjana atau insinyur didemo juga, mau jadi apa bangsa ini. Pendidikan tidak ada demokrasinya. Apabila orang lulus atau tidak lulus tidak ada demokrasinya. Pokoknya kalau passing grade lulus, ya lulus. Pokoknya tidak ada voting-nya karena akan menciptakan bangsa yang lembek sekali," tandasnya.
(aan/)











































