Pertukaran Napi Dibahas, Corby Lebih Suka Dipenjara di RI

Pertukaran Napi Dibahas, Corby Lebih Suka Dipenjara di RI

- detikNews
Kamis, 29 Jun 2006 11:00 WIB
Jakarta - Kamis (29/6/2006) pemerintah Indonesia dan Australia membahas rencana pertukaran narapida (napi) di Bali. Salah satu napi yang disebut-sebut hendak ditukar adalah si cantik Schapelle Leigh Corby.Namun ternyata Corby mungkin lebih suka menjalani masa hukuman di Indonesia. Alasannya sangat masuk akal, sistem penjara di Indonesia lebih fleksibel dibandingkan Australia.Tony Wilson, teman keluarga Corby sebagaimana dilansir ABC News, menyatakan, selama dipenjara di Bali, Corby memiliki memiliki kebebasan beraktivitas sebelum selnya digembok pukul 16.30 sore. Sedangkan penjara di Queendsland sangat ketat.Pengadilan Tinggi Bali (PT) memvonis 15 tahun penjara Corby, siswa sekolah kecantikan berusia 28 tahun. Warga Australia itu dinyatakan terbukti bersalah memiliki 4,2 kg mariyuana pada Oktober 2004. Putusan ini lebih rendah 5 tahun dari Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang memvonis 20 tahun.Tak terima dengan vonis ini, Corby kasasi di MA. Tapi MA malah menolak kasasinya dan mengganjar Corby 20 tahun penjara seperti putusan PN Denpasar.Pada Rabu kemarin, Menkum HAM Hamid Awaludin meyatakan, secara substantif Indonesia dan Australia sudah ada kesepahaman tentang pertukaran narapidana. Ditambahkan Hamid, tidak ada perbedaan poin yang mendasar lagi antara dirinya selaku menteri dengan Jaksa Agung Australia mengenai hal itu."Kesempatan baik, saat saya mengunjungi Australia bulan September nanti, kita bisa melakukan penandatanganan," katanya di Nusa Dua.Selain Corby, tahanan Australia yang ditahan di Indonesia adalah terpidana kasus narkoba yang terkenal dengan sebutan Bali Nine. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads