'Birokrat Indonesia Hambat Kami'

Kunjungan Mendag di Belanda

'Birokrat Indonesia Hambat Kami'

- detikNews
Kamis, 29 Jun 2006 10:35 WIB
Den Haag - Indonesia berusaha keras mengundang modal masuk, tapi para oknum birokratnya malah membuat susah dan menghambat. Keluhan mengejutkan itu mengemuka dalam sesi tanya jawab temu bisnis para pengusaha Belanda dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantor Kementerian Ekonomi Belanda, Bezuidenhoutseweg 12, Den Haag, Selasa (27/6/2006).Ketika Mendag selesai memaparkan perkembangan terbaru, menjelaskan prospek dan peluang bisnis Indonesia di bawah Kabinet Persatuan pimpinan presiden Yudhoyono, seorang pengusaha memanfaatkan peluang itu untuk mengadukan apa yang dialaminya di Indonesia."Saya selalu puas dan senang selama berusaha di Indonesia. Orang-orangnya ramah-tamah, demikian juga dengan para karyawan. Namun nampaknya birokrat Indonesia membuat susah dan menghambat kami. Saya memerlukan staf khusus dari Belanda yang menguasai bisnis ini, semua persyaratan sudah dipenuhi, tapi izin yang diurus sulitnya bukan main. Sudah 5 bulan lebih tapi tidak kelar," keluh sang pengusaha.Kepada menteri Mari, dia menekankan bahwa bisnisnya cukup besar dan beroperasi di tiga tempat, yakni Medan, Padang dan Malang. Secara lakonik dia malah mengutip sindiran yang sudah beredar umum di kalangan masyarakat Indonesia sendiri terhadap ulah oknum birokratnya, "Yang mudah dan sah nampaknya suka dibuat susah," katanya.Menanggapi pengaduan tersebut, menteri dengan mimik serius berjanji akan menindaklanjuti dan membicarakan dengan menteri terkait. Sementara itu Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Djauhari Oratmangun menambahkan bahwa jika para pengusaha dan calon investor Belanda menemui hal-hal yang dinilai menghambat di lapangan, dipersilakan menghubungi KBRI Den Haag. "Kami siap setiap waktu dan akan membantu menyelesaikannya," demikian Djauhari. (es/)


Berita Terkait