Mendiknas Didesak Gelar UN Ulangan Untuk Si Pohan

Mendiknas Didesak Gelar UN Ulangan Untuk Si Pohan

- detikNews
Rabu, 28 Jun 2006 20:45 WIB
Jakarta - Cecaran pertanyaan seputar ujian nasional (UN) kembali dilontarkan kepada Mendiknas. Beberapa angota Komisi X pun mendesak Mendiknas mengelar UN ulang bagi si Pohan.Si Pohan adalah tokoh imajiner mewakili siswa berprestasi yang gagal dalam UN karena hal-hal tertentu.Desakan UN ulang ini mencuat karena Mendiknas Bambang Sudibyo bersikeras tidak akan menggelar UN ulang. Penegasan sikap itu dilontarkan Mendiknas dalam pernyataan pembuka rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (28/6/2006).Anggota Komisi X Yusuf Suppendi mempertanyakan apakah tidak adanya ujian nasional memiliki dasar hukum yang kuat. "Apakah itu berdasar Keppres, Kepmen atau ucapan lisan seseorang? Yang jelas kami tetap menginginkan UN ulangan bagi si Pohan," kata dia.Pria asal FPKS ini juga menyatakan adanya ujian kesetaraan melalui Paket B dan C untuk siswa SMP dan SMU yang tidak lulus telah melanggar aturan yang ada."Kalau ujian Paket A,B dan C, pemerintah telah sewenang-wenang, karena mengambil hak penyelengaraan yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah," imbuh Yusuf.Senada dengan pernyataan itu, Elviana, anggota Komisi X dari FPDIP menilai solusi terbaik dari berbagai persoalan yang ada adalah dengan melakukan UN ulang. Menurutnya tidak ada aturan yang dilanggar dengan menggelar UN ulang."Penyelenggaraan Paket C adalah sebuah kemunduran. Mungkin secara kebijakan ini dianggap setara, namun kenyataanya di lapangan ternyata tidak," ujar Elviana tegas.Rapat kerja ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X Masduki Baedlowi. Rapat juga disaksikan belasan siswa SMU yang tidak lulus UN, aktivis Koalisi Pendidikan, guru, dan orangtua murid. (nvt/)


Berita Terkait