Anggaran Terbatas, Pengamanan Pulau Terluar Digilir
Rabu, 28 Jun 2006 15:06 WIB
Jakarta - Pengamanan pulau-pulau terluar Indonesia akan dilakukan melalui patroli bergilir oleh TNI dan instansi lainnya. Patroli digilir karena keterbatasan anggaran."Saya sudah menyiapkan sebagai kebijakan untuk dibahas panglima TNI dan kepala staf, kemungkinan melaksanakan patroli bergilir atau berputar," tutur Menhan Juwono Sudarsono di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (28/6/2006).Selain TNI AD, AL dan AU, patroli bergilir ini akan melibatkan Departemen Kelautan dan Perikanan, Bea Cukai, Imigrasi, dan Dirjen Perhubungan Laut Dephub yang memang memiliki kapal. Pemerintah memiliki keterbatasan logistik dan keuangan untuk menempatkan petugas selama 24 jam sehari."Kita ingin melakukan ini secara terpadu, karena semua departemen anggarannya terbatas," ungkap Menhan.Menurutnya, dengan bersinergi, pemerintah bisa meng-cover pengamanan pulau-pulau terluar. Selama ini pemerintah hanya memiliki anggaran Rp 28,2 triliun untuk pertahanan, atau setengah dari rencana yang diajukan ke DPR."Tapi itu semata-mata karena keterbatasan ekonomi. Masih banyak yang bisa kita laksanakan dengan melakukan efisiensi angaran," tandasnya.
(fay/)











































