ADVERTISEMENT

Polisi Tegaskan Moge Tak Boleh Mengaspal di Tol, Ini Aturannya

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 24 Agu 2022 19:01 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Icha BigBike meminta agar komunitas motor gede (moge) diberi keleluasaan untuk mengaspal di jalan tol. Polisi menegaskan moge tidak boleh menggunakan jalan tol karena tol diperuntukkan bagi kendaraan roda empat ke atas.

"Aturannya nggak boleh roda dua. Kan sudah ada ketentuannya. Kalau saya bukan kapasitas melarang, tapi aturannya memang nggak boleh," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat dihubungi, Rabu (24/8/2022).

Ketentuan pengendara yang boleh melintas di jalan tol diatur di Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 Pasal 38 ayat 1. Aturan itu memuat jalan tol hanya diperuntukkan buat kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

Berikut bunyi Pasal 38 ayat 1 PP Nomor 15 Tahun 2005:

"Jalan tol hanya diperuntukkan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih".

Sanksi pengendara roda dua yang melintas di jalan tol pun telah diatur. Aturan itu termuat di UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan Pasal 63 ayat 6.

Berikut bunyi Pasal 63 ayat 6 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan:

'Setiap orang selain pengguna jalan tol dan petugas jalan tol yang dengan sengaja memasuki jalan tol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 14 (empat belas) hari atau denda paling banyak Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah)'.

Latif menegaskan moge tidak bisa menggunakan jalan tol, kecuali petugas-petugas tertentu, seperti kepolisian.

"Memang ketentuannya untuk roda empat tapi kecuali petugas yang ada persyaratannya itu. Karena hanya petugas yang bisa roda dua (masuk tol)," terang Latif.

"Nggak akan ada diskresi karena ketentuannya nggak boleh kan gitu," tambahnya.

Komunitas Minta Moge Masuk Tol

Usulan pengendara moge masuk ruas jalan tol disampaikan oleh Icha BigBike, salah satu anggota komunitas motor Harley. Icha menyebut permintaannya mengacu pada sejumlah pertimbangan.

"Namanya moge motornya pasti gede dan berat. Saya bisa ngebayangin bagaimana kendarain moge di jalanan umum contohnya kita bahas masalah kecepatan motor 400 cc ke atas pasti nggak bisa pelan dan bunyi knalpotnya berisik dan pengendara lain akan merasa terganggu karena suara knalpotnya yang berisik," kata Icha saat dihubungi terpisah.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga 'Detik-detik Moge Tabrak Pengendara Beat Sampai Terpental':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT