Viral Konvoi Pesilat 'Hendak Serang Warga' di Jakbar, Polisi Mencegah

ADVERTISEMENT

Viral Konvoi Pesilat 'Hendak Serang Warga' di Jakbar, Polisi Mencegah

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 23 Agu 2022 14:06 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto ilustrasidetikfoto
Ilustrasi (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Video konvoi sejumlah anggota perguruan silat di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), viral di media sosial. Mereka konvoi menggunakan sepeda motor dinarasikan hendak menyerang warga.

Dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (23/8/2022), terdapat sejumlah anggota perguruan silat berjalan kaki hingga naik motor. Mereka terlihat berhenti sejenak dan hendak memutar balik.

Petugas kepolisian yang berjaga di sana kemudian menghalau mereka. Mereka diminta untuk terus jalan.

"Ayo jalan... jalan... jalan. Lewat aja lewat. Hey... hey... lewat aja jangan mancing-mancing, mau ke mana coba?" ujar salah satu petugas dalam video tersebut meminta rombongan itu tidak berhenti.

Dimintai konfirmasi, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengatakan ada salah paham di antara anggota perguruan silat dan warga sekitar. Namun saat itu juga potensi bentrokan bisa dicegah.

"Mereka cuma melintas aja, tapi mau nyerang siapa tidak tahu juga. Tapi karena dijagain Bhabinkamtibmas, akhirnya dihalau terus disuruh pulang," ujar Pasma saat dimintai konfirmasi.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/8), sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Saat itu, sedang ada pengesahan warga baru pada perguruan pencak silat di GOR Kamal.

"Sudah bubar selesai acara, mereka mau perjalanan pulang ke Cengkareng dari Kamal Kalideres," kata Taufik.

"Mungkin di bagian belakang (rombongan), ada warga yang berusaha mau nyerang. Tapi di situ memang kan malem Minggu ada operasi cipta kondisi dari Polsek yang patroli, sehingga sama Bhabinkamtibmas diimbau untuk pulang. Nggak kejadian apa-apa sih," sambungnya.

Taufik menyebut ada kemungkinan salah paham di antara keduanya. Namun potensi bentrokan berhasil diredam oleh polisi yang bertugas.

"Mungkin dikira orang rame-rame mau ngapain kali. Malam itu memang Polres sama Polsek jajaran patroli cipta kondisi mencegah kejahatan malam. Jadi mereka pulang sampai ke Cengkareng tidak ada apa-apa," ungkapnya.

Tonton juga Video: Pandih Bewok, Pendekar dari Tanah Jawara

[Gambas:Video 20detik]




(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT