FUI Minta Pemerintah Audit LSM Penerima Dana Asing
Selasa, 27 Jun 2006 18:02 WIB
Jakarta - Forum Umat Islam (FUI) meminta pemerintah mengaudit LSM-LSM yang menerima dana dari asing, karena dikhawatirkan pihak asing ingin memecah-belah Indonesia melalui LSM tersebut."Kita minta pemerintah untuk mengaudit LSM yang menerima dana asing, apakah keberadaannya untuk kemaslahatan atau tidak," kata Sekjen FUI Muhammad Alkhathat usai bertemu dengan pejabat Kementerian Polhukam, di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (27/6/2006).Rombongan FUI ada 10 orang yang terdiri dari perwakilan Dewan Dakwah Indonesia, FBR, KISDI, Persaudaraan Muslim Indonesia dan HTI. Mereka diterima oleh Deputi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI Setya Purwaka dan Deputi Kesejahteraan Bangsa Sudarmadi HS.Alkhathat juga mengatakan dalam pertemuan sempat dibahas mengenai maraknya pornografi, pembubaran ormas, dan penghinaan terhadap Al Quran.Dijelaskan dia, dalam pertemuan itu pihak pemerintah mengatakan tidak mempunyai rencana untuk membubarkan ormas Islam. Namun diharapkan ormas yang ada, baik Islam maupun ormas lainnya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan.Ketika ditanya LSM mana saja yang menerima dana asing, Sekjen FUI tidak menyebutkan secara spesifik.Dia hanya mencontohkan orang yang disekolahkan ke luar negeri pulang-pulang menyebut Al Quran itu porno, seperti di IAIN Semarang ada kitab suci hubungan sesama jenis."Kalau hal itu diajarkan di umat lain nggak apa-apa, bukan di IAIN yang semua Islam. Kita minta keadilan dalam menanggapi situasi seperti ini supaya tidak ada kesan ormas Islam atau tokoh Islam menjadi terpojok," ujar dia.
(san/)











































