12 Korban Gempa di RSUP Klaten Dipastikan Lumpuh

12 Korban Gempa di RSUP Klaten Dipastikan Lumpuh

- detikNews
Selasa, 27 Jun 2006 14:40 WIB
Klaten - Gempa yang mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah telah sebulan berlalu. Kini yang tersisa tinggal dampaknya, antara lain kelumpuhan permanen yang diderita dua belas pasien yang masih dirawat di RSUP Soeradji Tirtonegoro, Klaten. Mereka adalah korban gempa yang mengalami kerusakan tulang belakang. Kerusakan permanen itu akibat tertimpa bangunan saat gempa terjadi 27 Mei lalu. Dampaknya adalah putusnya saraf utama yang menggerakkan anggota tubuh bagian bawah. Menurut Wadir RSUP Tirtonegoro, Herman Pusponingrat, cedera tulang belakang 12 pasiennya itu mengakibatkan saraf pusat penggerak kaki tidak dapat bekerja. Sehingga pasien tidak akan bisa berjalan atau mengaktifkan organ tubuh bagian bawahnya serta mengalami kesulitan buang air. "Kami menangani dan mengoperasi 32 pasien korban gempa dengan problem pada tulang belakangnya. Yang 20 pasien sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Mereka hanya terjepit saraf pada tulang belakangnya dan dapat disembuhkan setelah dioperasi," ujarnya, Selasa (27/6/2006). PelatihanTahapan selanjutnya yang akan ditempuh rumah sakit bagi dua belas korban lumpuh itu, kata Hermanu, adalah melakukan pelatihan, rehabilitasi serta pendampingan sesuai kondisi fisik serta kejiwaannya. Langkah tersebut ditempuh untuk memotivasi semangat hidupnya serta dapat hidup mandiri di kemudian hari. Pelatihan dan pendampingan serupa juga dilakukan tim khusus di RS Orthopedi Prof Dr Soeharso, Solo, terhadap 37 korban patah tulang belakang yang dirawat di RS tersebut. Para pasien ini juga terancam mengalami cacat lumpuh seumur hidup akibat kerusakan jaringan saraf. Tujuan pelatihan itu juga sama, yaitu dilatih mandiri melakukan aktivitas agar bila nantinya harus mendapat kenyataan paling buruk, diharapkan sudah siap hidup mandiri tanpa tergantung orang lain. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait